MATATELINGA, Medan: Malam pergantian tahun di Kota Medan dinikmati oleh Warga Kota Medan.Tiba tiba berubah menjadi duka bagi dua orang warga asal Belawan diketahui bernama Diko dan Mutia. Keduanya terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka serius setelah terkena ledakan kembang api di Lapangan Merdeka Medan, Senin (1/1/2017) tepat jam 00:00 Wib dinihari.Informasi dihimpun, keduanya terkena ledakan kembang api saat menyaksikan detik-detik malam pergantian tahun yang diselenggarakan Pemko Medan di Lapangan Merdeka. Kiki selaku sepupu salah satu korban menyebutkan, keduanya memang berada cukup dekat kembang api saat puncak pergantian tahun. Malam itu, panitia perayaan sebenarnya telah menyiapkan satu area di Lapangan Merdeka Medan sebagai lokasi peledakan kembang api tepat 00.00 WIB. Sayang, area itu hanya dipagari tali untuk membatasi warga agar tidak mendekat. "Kami lagi nonton, tiba-tiba meledak. Kena matanya mereka, kami tak tahu," sebutnya. Seperti dituturkan Kiki, Diko dan Mutia mengalami luka di bagian mata dan tangan. Keduanya kemudian dilarikan personel Satpol PP ke ambulans untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim, Medan. Pada puncak pergantian tahun dinihari tadi, ada satu paket kembang api yang memiliki ledakan cukup kuat, hingga mengejutkan para pengunjung, karena getarannya sampai ke tenda dan panggung utama. Informasi yang diperoleh, paket kembang api itu bukan disediakan Pemko Medan, tetapi sumbangan dari pihak ketiga.Kapolsek Medan Barat Kompol Revi Nurvelani hubungi Matatelinga melalui selular teleponnya membenarkan ada warga yang terkena ledakan kembang api dan langsung dibwa kerumah sakit."Saat ditanya dengan lukanya, menyebutkan tak terlalu para "(Mtc)