MATATELINGA, Medan: Kasus penemuan mayat wanita yang ditemukan tewas penuh luka di sungai kawasan Belawan beberapa hari yang lalu terkuak. Korban bernama Sri Kartika Devi (40), warga Martubung tewas karena akibat bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan."Hal ini diperoleh dari keterangan tiga orang saksi yang melihat korban melompat dari jembatan dan sempat mondar-mandir di lokasi sebelum ditemukan," ujar Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian kepada wartawan, Jumat (5/1/2017).Saksi yang melihat korban melompat dari jembatan ke sungai adalah seorang pengamen yang biasa berada di sekitar lokasi berinisial F. Serta dua saksi lainnya adalah penjual bunga, Juliana Lubis dan Amnah Siregar sempat melihat korban mondar-mandir di sekitar jembatan. Selain itu, sambung Andi Rian, kepastian korban tewas disebabkan bunuh diri juga diperkuat hasil autopsi dan keterangan pihak keluarga, Sri Kartika Devi sempat bertengkar dengan suaminya."Setelah pertengkaran itu korban pergi naik beca dan sempat berpesan kepada anaknya, kalau dirinya tidak pulang jangan dicari," terang Andi Rian. Sementara hasil autopsi korban Sri Kartika Devi, terdapta pendarahan di bagian kepala bagian atas akibat benda tumpul, ditemukan luka akibat benda tajam sebanyak dua luka di bagian pinggang, satu luka dalamnya 9, 4 cm dan 1 luka lagi dalamnya 4 cm.Kemudian, lambung penuh dengan air, ada resapan darah di dada sebelah kiri dan di dagu, ada resapan pasir pada saluran pernapasan, korban diduga meninggal dunia kurang dari 8 jam sejak ditemukan, korban tidak lebih dari 1 jam berada di air karena tidak ada keriput pada telapak tangan dan telapak kaki."Kesimpulannya, korban masih dalam keadaan hidup saat masuk ke air," kata Andi Rian yang juga mantan Wadir Reskrimsus Polda Sumut tersebut.Dia menambahkan, saat ini pihaknya tengah berupaya mencari keberadaan penarik beca yang mengantarkan korban sebelum melakukan aksi bunuh diri."Keterangan penarik beca yang mengantar korban itu juga kita butuhkan. Sekarang kita masih mencari keberadannya," pungkas Andi Rian. (mtc/amr)