Matatelinga - Binjai, Beragam cara dilakukan untuk menunjukkan rasa kepedulian terhadap warga Karo yang menjadi korban gunung Sinabung yang hingga saat ini masih berada di lokasi pengungsian.
Di Binjai, Sumatera Utara, plajar SMU menggelar aksi seribu rupiah, yang dilakukan di depan sekolah dan diparkiran sepeda motor depan sekolah mereka.
Aksi penggalangan dana seribu rupiah ini diprakarsai pelajar SMU Negeri 2 Binjai beserta sejumlah alumni sekolah.
Sejumlah siswa dengan menggunakan kotak yang bertuliskan peduli korban Sinabung berdiri di depan gerbang sekolah sambil menghentikan setiap siswa yang akan keluar sekolah dan meminta bantuannya sebesar seribu rupiah saja.
Penggalangan dana ini dilakukan siswa setiap jam istirahat dan jam pulang sekolah dan dilakukan selama dua pekan berturut - turut.
Salah seorang siswa, muhammad alwifira menyatakan bahwa aksi penggalangan dana seribu rupiah untuk korban sinabung ini dilakukan sebagai wujud kepedulian siswa terhadap warga sinabung yang masih dalam lokasi pengungsian.
Aksi seribu rupiah ini dilakukan karena sebagian besar siswa hanya memiliki uang yang sedikit dan dengan seribu rupiah saja musngkin bisa membantu meringankan beban para pengungsi.
Rencananya uang yang terkumpul nantinya akan di belikan berupa mainan untuk anak - anak alat - alat dapur dan sejumlahn kebutuhan pengungsian lainnya di lokasi pengungsian di Desa Telaga Kecamatan Sei Bingei, Langkat.
Dari satu pekan aksi seribu rupiah untuk korban sinabung ini para siswa yang diabntu alumni smu negeri dua binjai ini telah berhasil membeli sejumlah alat dapur seperti dandang besar untuk memasak nasi kuali besi untuk memasak sayurdan sejumlah alat dapur lainnya yang sebelumnyapara siswa ini telah berkoordinasi dnegan petugas pos pengungsian di Telaga terkait dengan kebutuhan yang mereka perlukan.
(Hendra/Adm)