MATATELINGA, Tobasa: Proyek saluran irigasi yang berada di Desa Sinta Dame Kecamatan Silaen Kabupaten Tobasa tanpa papan proyek. Awak media matatelinga.com yang mendapat laporan dari beberapa warga desa mengatakan jika proyek ini sangat menggangu pengolahan sawah yang sebentar lagi akan memasuki musim tanam.Didapati, jika proyek tersebut memang tanpa papan proyek dan tidak ada pekerja yang berada di lokasi untuk bisa ditanyai terkait asal usul proyek tersebut pada Senin, 22/1/18. Warga yang ditemui yang agak jauh dari lokasi proyek mengatakan tidak tahu menahu mengenai asal-usul proyek tersebut.Warga yang tidak mau namanya dituliskan mengatakan jika pekerjaan saluran irigasi ini sangat tidak pas dikerjakan sekarang karena akan memasuki masa tanam padi. "Seharusnya proyek ini dikerjakan pada bulan April agar sawah kami tidak terganggu untuk menanam padi" ungkap salah satu warga.Namun, warga mengatakan jika truk yang mengantar bahan material ke proyek tersebut adalah truk kepala desa setempat. Awak media lantas mencari kepala desa yang bersangkutan namun tidak berada di rumahnya. Dinas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Toba Samosir mengatakan jika proyek ini bisa dikerjakan mulai bulan November tahun 2017 hingga Maret 2018. Salah seorang Kabid marga Marbun di Dinas BNPB Daerah mengatakan jika proyek tersebut bersumber dari proyek di dinasnya, dan bisa dikerjakan sekarang (Januari-red).Rinaldi ketua LSM Topan-AD yang turun langsung ke lapangan mengatakan jika proyek ini proyek siluman yang tidak jelas dari mana asal-usul anggarannya. Menurutnya, proyek ini agak ganjil karena dikerjakan di pertengahan bulan Januari 2018.Demikian juga tanggapan dari ketua LSM RCW Erbin Pangaribuan mengatakan jika ini aneh dan terkesan ada yang tidak beres. "Masa ada pekerjaan proyek di awal pertengahan Januari 2018 ini"? tuturnya.Biasanya proyek mulai dikerjakan pada bulan Augustus, baik itu sumber dananya APBD atau APBN. "Ini aneh. Masa ada pekerjaan proyek pada pertengahan bulan Januari. Diduga kalau ini proyek tahun lalu yang tidak dikerjakan namun sudah dibayar". Ungkap Renaldi Hutajulu.(Mtc/Pintor)