MATATELINGA, Medan: Satu dari sekian banyak hotel kelas melati di kawasan Jalan Djamin Ginting Jumat (9/2/2018) siang gegerkan dengan tewasnya salah satu tamu Hotel Hawai didalamkamar Mandi. Informasi dihimpun di lokasi, seorang PNS yang tewas itu bernama Osba Lumbanraja. Menurut keterangan salahseorang pegawai, dia menyewa kamar di hotel itu sejak Rabu (7/2/2018) kemarin. Pegawai yang tidak mau disebutkan namanya ini menyebut, selama berada di sana, katanya, tidak ada gelagat aneh dari korban.Dia mengatakan, pria tersebut beralamat di Hinalang Bahasan, Balige. "Kami tahu dari KTP yang di dompetnya. PNS Balige dia (korban). Cuma tidak tahu tugas di mana," ungkap salahseorang petugas hotel tersebut, Jumat (9/2/2018).Di lokasi, tampak sejumlah personel kepolisian dari Polsek Delitua berpakaian preman melakukan pemeriksaan. Kamar yang sempat disewa korban diberi garis polisi, diperiksa.Sejumlah pegawai yang mengetahui dan sempat berkomunikasi dengan pelaku sebelumnya pun diperiksa.Masih menurut pegawai hotel tadi dia mengatakan kalau korban sempat menginap dengan wanita di kamarnya. Namun, dia tidak tahu kapan wanita itu pergi meninggalkan korban.Terungkapnya kejadian ketika pegawai hotel hendak menanyakan apakah korban hendak menambah hari menginap di sana. Sekira pukul 12.00 WIB, kamar korban diketuk oleh petugas namun tak ada suara jawaban dari dalam.Karena curiga, lantaran kondisi kamar juga dikunci dari dalam. Akhirnya pegawai hotel mendobrak kamar tersebut. Alhasil, Osba ditemukan telentang di kamar mandi dengan ada bantal di kamar mandi. Langsung kemudianSementara itu, hingga Jumat malam, korban saat ini tenagh diautopsi di Rumahsakit Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan, polisi masih menunggu penyebab tewasnya pria tersebut.Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Delitua, Kompol Arifin Marpaung yang dikonfirmasi menjelaskan tidak ada tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban. Dia menyebut masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui apa penyebab kematian PNS ini."Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan kita di lapangan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Tadi anggota sudah mengecek dan memeriksa kamar tempat korban menginap, tak ada juga ditemukan obat-obatan dari dalam situ," kata Arifin, kemarin malam. (Mtc)