MATATELINGA, Belawan: Puluhan tekong kapal ikan pukat Trawl yang berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Samudra Gabion Belawan Kamis (22/2/2018) siang kembali mendatangi dan melakukan demo dikantor PSDKP Gabion Belawan.Kedatangan puluhan tekong kapal ikan dan sejumlah ABK kapal ikan bayaran kekantor PSDKP ( Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Belawan) Kordinator aksi langsung masuk bersama bebera orang mencari Kepala PSDKP, Doni. Namun Kepala PSDKP tidak dikantor dan sedangdan berada di Jakarta melakukan rapat bersama Menteri Perikanan dan anggota DPR.Sementara itu para tekong kapal ikan yang selama ini menggunakan Jaring Trowl yang dilarang oleh Pemerintah dan ABK kapal bayaran yang berada dihalaman kantor PSDKP melakukan orasi dikawal puluhan petugas Kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawab dan petugas TNI AL Lantamal l Belawan.Dalam orasinya puluhan tekong kapal ikan dan ABK kapal ini membaca tuntannya antara lain berbunyi: 1 Agar Dinas Perikanan Propinsi Sumatera Utara membentuk Tim penanggulangan dan pencegahan konplik antar nelayan,2 membuat kesepakatan tentang zona penangkapan ikan di perairan laut Sumatera Utara,3 untuk sementara nelayan terdampak permen KP 71/2016 beroprasi diatas 12 myl,4 untuk kelanjutan penentuan zonasi akan dilakukan rapat kemudian,5 masing mading kelompok nelayan setelah rapat ini saling menahan diri tidak melakukan yang bertentangan dengan hukum,6 menyampaikan kepada menteri Kelautan dan Perikanan agar nelayan Sumatera Utara diperbolehkan melaut seperti nelayan cantrang di perairan pulau Jawa dan menteri Kelautan dan Perikanan harus meninjau kbali Permen KP 72/2016.Sementara itu kordinator aksi dan sejumlah ABK kapal yang berhasil masuk kedalam ruangan kantor PSDKP hanya diterma stap PSDKP karena kepala tidak ada ditempat sedang rapat di Jakarta. Dalam orasi kordinator aksi minta agarMenteri Perikanan dan Kelautan,Susi Pudjiastuti mengijinkan mereka melaut untuk menangkap ikan seperti di perairan Laut Jawa, kata Kordinator aksi M Gultom.Setelah mendapat penjelasan dari PSDKP yang diwakili,Edy para pengunjuk rasa kemudian keluar dari ruangan dan memerintahkan puluhan masa untuk membubar diri namun mereka makan terlebih dahulu baru kembali kegudang perikanan di Gabion Belawan.(Mtc/Hendrik)