MATATELINGA, Perdagangan: Polsek Perdagangan meringkus komplotan pencurian hewan ternak lembu yang melibatkan oknum karyawan PTPN III, Bandar Betsy. Komplotan ini berjumlah empat orang, satu diantaranya masih berstatus DPO.Terungkapnya komplotan pencurian lembu ini berawal saat korban Ramadhani (52) warga Nagori Wonorejo Kecamtan Pem Bandar Kabupaten Simalungun,Selasa (20/2) sekitar pukul 02.00 wib dini hari mendengar suara mencurigakan yang berasal dari kandang lembu miliknya. Merasa tidak enak korban lalu keluar dengan mengendap-endap untuk melihat kandang lembu tersebut.Dengan menggunakan senter korban melihat ada dua orang yang sedang menarik lembunya. Melihat itu spontan saja korban langsung berteriak maling sehingga para tetangganya langsung terbangun dan ikut mengejar pelaku."Mendapat informasi dari warga setempat Polsek Perdagangan dengan gerak cepat turun ke TKP dan langsung melakukan penyisiran didaerah tersebut," ucap Kapolsek Perdagangan AKP Daniel A Tambunan kepada matatelinga, Jumat (23/2/2018).Lalu petugas bersama warga melakukan penyetopan mobil pick up BK 9367 NE yang sebelumnya sudah dicurigai. Kendaraan itu dikemudikan Andika dan Angga. Saat dihentikan, kedua pelaku tidak berkutik dan mengakui melakukan pencurian lembu milik korban Ramadhani."Setelah diinterogasi, ternyata komplotan ini berjumlah empat orang masing masing AP (37) warga dusun XIV Kp Jati Sei Bamban, AS (30) Gg Mawar Link VIII Perdagangan I Kec Bandar, serta Putra (26) Karyawan PTPN III Bandar Betsey warga nagori Tanjung Hataran Kec Bandar Huluan dan RH (29) sei buluh Kec Sei Bamban Sergei," sebut Daniel.Pelaku Andika dan Angga juga mengakui sebelumnya pernah mencuri lembu milik teman Putra yang sesama Karyawan dan saat ini lembu tersebut dititipkan ditempat Mardi Kp Pon Sergei. "Petugas saat itu juga meluncur ke Kampung Pon untuk melakukan penyitaan seekor Lembu betina tersebut. Petugas juga meringkus Putra," terang Kapolsek.Polisi juga mengamankan barang bukti berupa seeko Lembu betina,Satu unit mobil Pick Up Grand Max BK 9367 NE,Satu Utas Tali Nilon."Ketiga pelaku sudah kita tahan, sementara untuk pelaku Putra yang sebelumnya berada di RS Gunung Pamela karena menderita patah kaki akibat pelariannya sudah kita pindahkan ke RSUD Perdagangan dan untuk tersangka RH masih dilakukan pengejaran," ucap Daniel. (Mtc/jhon)