MATATELINGA, Medan: Penertiban terhadap para pedagang yang berjualan diatas badan Jalan di Jalan Ngumban Surbakti, Kecamatan Medan Selayang,oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan bersama unsur Kecamatan melaksanakan berlangsung "ricuh" Rabu (7/3/2018) sore. Para pedagang dengan petugas Satpol PP Kota Medan diwarnai dengan aksi adu mulut.Dimana, mereka keberatan dengan penertiban tersebut, beruntung beberapa petugas Satpol PP dapat meredam kericuhan itu, sehingga tidak terjadi adu jotos antar kedua pihak. Penertiban yang dilakukan tersebut sudah sering dilakukan petugas, namun masih banyak pedagang yang membandel dan kembali berjualan di badan jalan, sehingga dikawasan itu sering terjadi kemacetan dan kotor akibat sampah sisa dagangan yang tidak diangkut oleh pedagang saat usai bedagang.Kasi Trantib Kecamatan Medan Selayang, Beda Manik saat diwawancarai mengatakan, penertiban pedagang ini sudah sering dilakukan, namun, pedagang tetap saja tidak mengindahkan surat larangan yang sudah berulang kali dilayangkan kepada para pedagang, tambahnya lagi, akibat maraknya pedagang disepanjang jalan Ngumban Surbakti ini menjadi arus lalulintas menjadi macet, dan kawasan ini terlihat kotor, akibat banyaknya sampah sisa dagangan yang tidak diangkut". Ujarnya.Disela penertiban, sebahagian warga yang merasa keberatan atas penertiban ini, memaki petugas dengan bahasa kotor, sehingga sempat terjadi kericuhan antar petugas satpol PP dengan warga, beruntung salah seorang petugas satpol PP merelai pertikaian itu, dan akhirnya, penertiban kembali dilakukan. Sejumlah barang dagangan diangkut oleh petugas, seperti ban bekas yang dijajar dibadan jalan turut diangkut petugas ke mobil truk milik Satpol PP, bukan hanya itu, pedagang kaki lima yang berjualan makanan dengan menggunakan etalase (steling) pun digeser petugas, dan petugas mempertingati kembali pedagang agar tidak lagi berjualan dengan menggunakan badan jalan, karena perbuatan pedagang sangat meganggu pengguna jalan(Mtc/Rasyid)