MATATELINGA, Medan: Ratusan driver ojek online kembali berunjuk rasa di kantor manajemen Grab di Komplek CBD Polonia, Medan, Senin (26/3/2018). Kali aksi unjuk rasa juga melibatkan gabungan mitra driver ojek online dari Grab dan Gojek.Para driver ojek online mengeluh adanya perubahan-perubahan keputusan teknis dari pihak aplikator kepada mitra driver.Irfan salah seorang driver mengatakan bahwa perubahan-perubahan yang dilakukan oleh pihak aplikator kepada driver sangat membuat mereka kesulitan saat bekerja di lapangan."Bukan hanya perubahan yang dilakukan oleh pihak aplikator. Namun, maraknya perlakuan order fiktif juga kendala utama kami saat dilapangan," ucapnya.Oleh karena itu para pengunjuk rasa meminta kepada manajemen untuk terutama pada pihak aplikator untuk melakukan kerjasama dalam mengatasi perilaku order fiktif. Selain itu merak juga meminta membayar bonus intensif mereka yang tersendat."Oleh karena itu kami meminta pihak aplikator agar memberikan ruang gerak keseragaman dalam menentukan syarat perjanjian kemitraan," pungkas Irfan.Dalam aksi unjuk rasa tersebut petugas gabungan dari Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan, dan Brimob terlihat mengawal para massa yang melakukan aksi unjuk rasa tersebut.Kapolsek Medan Baru, Kompol Victor Ziliwu mengatakan bahwa personil kepolisian gabungan tersebut terdiri atas dari Brimob Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan Polsek Medan Baru."Dari Brimob ada 60 personil, sedangkan personil gabungan dari Polsek Medan Baru dan Polrestabes ada 202 personil. Jadi, total ada 262 personil," katanya. (mtc/fae)