Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kadisbudpar Hidayati : KSPP akan Mendukung Pengembangan Pariwisata Sumut

Kadisbudpar Hidayati : KSPP akan Mendukung Pengembangan Pariwisata Sumut

- Rabu, 28 Maret 2018 07:56 WIB
Istimewa
Danau Toba

MATATELINGA, Medan : Sumatera Utara memiliki daerah tujuan wisata (DTW) yang sangat banyak dan beragam. Untuk mendorong dan memajukan pariwisata di Sumut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumut, Hidayati berencana untuk melakukan kajian tentang kawasan strategis pariwisata provinsi (KSPP).

"Dengan adanya KSPP ini, tentu akan mendukung kita dalam mengembangkan pariwisata yang ada di Sumut kedepannya," sebut Hidayati belum lama ini.

Terkait dengan KSPP, Hidayati memasukkan beberapa tempat wisata yang ada di Sumut seperti, Tangkahan, Air Terjun Ponot, Sipiso-piso, Pantai Cermin, dan tempat wisata lainnya yang dinilai bisa dijadikan sebagai kawasan strategis pariwisata di Sumut.

"Selain itu, kita juga memiliki tempat wisata mangrove yang tersebar mulai dari Belawan sampai ke Percut. Kemudian ada juga daearah wisata lainnya yang akan kami identifikasi lagi, tentunya daerah ataupun tempat wisata yang kita nilai bisa menjadi kawasan strategis pariwisata provinsi kita," papar mantan Kadis Lingkungan Hidup itu.

Dengan adanya KSPP, jelasnya, maka Pemprovsu pun harus membuat Peraturan Daerah (Perda) untuk lebih menguatkan penerapan aturannya. Jika Perda ini sudah terbangun, lanjutnya maka kita bisa mengembangkan semua destinasi wisata yang ada di Sumut.

Hidayati juga memaparkan soal cagar budaya yang ada di Sumut. Dimana menurutnya, untuk cagar budaya yang ada di Sumut, Pemprovsu memerlukan konsep kebijakan untuk protection (perlindungan).Dan hal ini harus lewat Pergub. Nah, Pergub ini sifatnya harus membuat konservasi ataupun pemeliharaan dan perlindungan kepada cagar-cagar budaya yang ada di Sumut ini.

"Karena apa, karena disana (cagar budaya, red) itu diperlukan pemeliharaan dan juga diperlukan amenitas, diperlukan juga sarana dan prasarana. Fasilitasi terhadap cagar budaya yang ada itu. Nah, inilah yang sekarang ini belum kita kembangkan, sehingga pariwisata dan kebudayaan itu belum optimal," tambahnya.

Ia pun  mengatakan bahwa dalam penerapan kebijakan protection tersebut, termasuk juga di dalamnya protection terhadap kebudayaan yang ada. Dimana menurut Hidayati, kebudayaan-kebudayaan yang ada di Sumut saat ini memerlukan status. Status ini harus, namanya juga dia itu Culture Heritage (warisan budaya). Makanya dia harus memiliki dasar, memiliki status dengan kebijakan. Nah, itu harus dibuat juga regulasinya agar dia bisa dilindungi, dipelihara, dan bagaimana cara kita memeliharanya.

Sebenarnya inventaris tersebut, kata Hidayati, sudah dilaksanakan. Kendati demikian, pihaknya akan memantau kembali bagaimana cagar budaya ini bisa ditingkatkan semua fasilitasnya. Dicontohkannya, untuk kesenian, dimana kesenian di Sumut saat ini sudah ada dan juga giat dilakukan, akan tetapi belum terkelola dengan baik.

"Untuk itu, kami rencananya akan membuat festival seni yang bisa mengangkat semua etnik. Misalnya dalam setahun itu ada tiga kali festival, seperti Festival Budaya Melayu, Festival Budaya Batak, dan Festival Budaya Karo. Dengan demikian, semua etnik yang ada di Sumut ini akan kita angkat melalui festival yang dilakukan," terangnya.

Apabila festival etnik tersebut disatukan semuanya, jelas Hidayati menambahkan, tentu berbagai macam etnik budaya yang ada ini tidak bisa terangkat semuanya. Sebab di dalamnya itu ada bermacam-macam, mulai musik, kuliner, pakaian adat, hingga rumah adatnya.

"Makanya itu, saya ingin setiap etnik itu harus ada festivalnya sendiri. Sehingga hal Ini akan menjadi satu paket wisata yang rutin," tandasnya.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Trail of The Kings UTMB 2026 Berakhir Sukses, Sumut Tegaskan Diri sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia

Berita Sumut

Pelari Mancanegara Terpukau Keindahan Danau Toba di Trail of The Kings UTMB 2026

Berita Sumut

Bobby Nasution Lepas Pelari Dunia Trail of The Kings UTMB, Danau Toba Kian Mendunia Lewat Sport Tourism

Berita Sumut

Pembukaan Sinode ke-65 HKI di Medan, Dihadiri Gubernur Sumut

Berita Sumut

Momentum Ramadan, DREGS Pererat Silaturahim

Berita Sumut

Kejati Sumut Terima Pengembalian Uang Kerugian Negara Rp13,1 Miliar Dari Perkara Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan Dan Kawasan Tele TA 2022