Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Begini Kronologis Penganiayaan dan Pengrusakan yang Melibatkan Ucok Kodok versi Korban

Begini Kronologis Penganiayaan dan Pengrusakan yang Melibatkan Ucok Kodok versi Korban

- Kamis, 26 April 2018 21:18 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Sidempuan: Aksi penganiayaan dan pengrusakan yang melibatkan ketua salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Kota Padangsidimpuan, Fahdriansyah Siregar alias Ucok Kodok di lahan milik PT Bona Hutaraja yang beradadi Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (19/4/2018) lalu ternyata berawal dari kedatangan 2 truk yang hendak mengangkut sawit di lahan tersebut.Hal itu diungkapkan korban penganiayaan, Rosnilawati Pulungan ,42, warga Huta Raja, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapsel kepada wartawan. Dikatakannya, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Dimana saat itu, korban bersama rekan-rekannya yang merupakan pekerja PT Bona Hutaraja tengah beristirahat di depan pos satpam."Awalnya ada 2 truk yang datang. Mereka bilang, katanya mau dimuat buah sawit ibu Buya. Setelah masuk, mereka ketemu sama ibu Buya. Dibilang ibu Buya sama orang itu, kalau lahan itu punya ibu Buya. Jangan sentuh lahan saya. Kata ibu Buya sama orang itu," ungkap Rosnilawati.Usai mendengar penyataan ibu Buya tersebut, beberapa orang yang datang dengan menggunakan 2 unit truk tersebut pun akhirnya pergi. Namun, tak berselang lama ratusan orang yang mengenakan seragam salah satu ormas termasuk Fahdriansyah mendatangi lokasi."Setelah itu, mereka datang ramai-ramai," ujarnya.Saat itulah, massa yang menggenakan seragam ormas tersebut mendesak masuk ke dalam areal yang berujung pembongkaran portal. "Saat pembongkaran paksa itulah terjadi keributan. Dan saat itu saya dipukul sampai bibis saya kemarin pecah," ungkapnya.Tak terima atas perbuatan tersebut, Rosnilawati pun membuat laporan ke Polres Tapsel. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas pun akhirnya menetapkan Fahdriansyah Siregar alias Ucok Kodok diduga sebagai provokator dalam kejadian tersebut.Alhasil, petugas pun akhirnya menangkap Fahdriansyah di kediaman mewahnya yang beralamat di Jalan H Dahlan Lubis, Kota Padangsdimpuan, Rabu (25/4/2018) pagi. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap Fahdriansyah Siregar.  (Mtc/Ind)

Editor
:

Berita Terkait

Berita Sumut

Sopir Ditemukan Tewas di Lahan Kosong

Berita Sumut

Kondisi Sehat Keponakan Walikota Kota Tebing Tinggi Masih Ditahan di Mapolda Sumut

Berita Sumut

Bupati Padang Lawas Tidak Acuh Nasib Petani Sawit

Berita Sumut

Imigrasi Jakarta Utara Perkuat Layanan Modern dan Humanis Lewat Deretan Inovasi Digital dan Mobile Service

Berita Sumut

Mantan Kapolres Asahan Sumbang Hewan Ternak Untuk Qurban Dihari Raya Idhul Adha 1447 H

Berita Sumut

Perkuat Sinergi dan Silaturahmi, Kejari Medan-Forwakum Gelar Mini Soccer