Pedagang Kampung Lalang Mengadu ke Sihar

- Jumat, 27 April 2018 22:17 WIB
Matatelinga
MATATELINGA, Medan:   Meski belum terpilih sebagai wakil gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), namun Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumut nomor urut dua Sihar Sitorus sudah banyak menerima pengaduan dan keluhan warga. Seperti hari-hari sebelumnya, Jumat (27/4/2018) wakil dari Djarot Saiful Hidayat tersebut kembali menerima pengaduan warga Sumut di pasar tradisional Kampung Lalang. 

Sihar yang datang ke lokasi pasar tradisional tersebut langsung dikerumuni warga. Mereka mengaku sudah lama menanti kedatangan calon yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut untuk mengadukan nasib mereka. Mereka adalah pedagang yang dulunya menempati sejumlah kios di pasar tradisional tersebut, namun saat ini tidak memiliki tempat berjualan akibat penggusuran pasar. 

"Kami ada 732 pedagang Pak, dan kami sudah tersiksa. Kami ditindas dan dipaksa keluar dari pasar secara tiba-tiba. Kemudian kami tidak memiliki tempat. Katanya pembangunan pasar baru hanya 150 hari sementara ini sudah lebih setahun setelah dirobohkan," Mialisde Sinaga (41) kepada Sihar.

Di hadapan ratusan orang pedagang lainnya, Sinaga mengatakan bahwa banyak dari mereka yang sudah berhenti berjualan yang berdampak pada pengangguran. Ada juga yang mengalami stres berat, dan memilih untuk pulang kampung. "Kami digusur dan tidak memiliki kejelasan. Kami tidak tahu kapan bangunan ini selesai dan bagaimana daya tampungnya terhadap pedagang. Kami berjualan sudah berpuluh tahun dan berharap ada solusi untuk ini," terangnya.

Erwina Pinem (41) juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya pasar tradisional yang dikelola pemerintahan kota tersebut harus dibangun atas kesepakatan bersama antara pedagang dan pemerintah. Bukan digusur secara paksa dan dengan intimidasi dari berbagai pihak. "Hanya kepada Bapak kami berharap, tolong sampaikan kepada pemerintah kota Pak. Karena kami sudah sangat tersiksa," katanya.

Mendengar keluhan tersebut, Sihar Sitorus didampingi para pedagang berjalan mengelilingi lokasi proyek pembangunan pasar tradisional baru. Sambil mendengarkan keluhan warga Sihar mengatakan bahwa persoalan yang ada di Sumut sangat beragam. Khususnya menyangkut pasar tradisional yang merupakan salah satu sentra perekonomian warga. "Kewenangan pasar tradisional ada di pemerintahan kabupaten kota. Namun kita akan tetap berjuang bersama, sebab pasar merupakan tempat melakukan banyak aktivitas yang dibutuhkan masyarakat," katanya.(Mtc/rel)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

15 Tahun Matatelinga : Sampai Hari Ini Kami Masih Setia Menjadi Penyampai Informasi Aktual dan Terpercaya

Berita Sumut

Jangan Lewatkan Pertandingan Arsenal vs Manchester City di Community Shield

Berita Sumut

APIT Hadir Perkuat Kemitraan Pelaku Usaha Perikanan Demi Kesejahteraan Masyarakat Tambelan

Berita Sumut

Pedagang Mie Aceh di Temukan Tewas Dalam Kos

Berita Sumut

Pemko Sibolga Lakukan Pendataan Korban Kebakaran Pasar Sibolga Nauli

Berita Sumut

Harga Pangan di Tingkat Pedagang Eceran Secara Nasional Pagi ini