Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Dame Duma: Aspirasi Pedagang dan Warga Kita Perjuangkan

Dame Duma: Aspirasi Pedagang dan Warga Kita Perjuangkan

- Minggu, 29 April 2018 07:20 WIB
Google
MATATELINGA, Medan:  Agar para pedagang bisa kembali berdagang di pasar tersebut,  para pedagang Pasar Kampung Lalang mengharapkan pembangunan pasar segera dipercepat. Pasalnya, sudah setahun para pedagang Pasar Kampung Lalang tidak berdagang."Ada sekitar 732 pedagang  Pasar Kampung Lalang" . Kami sudah setahun tidak berjualan karena pembangunan pasar tidak selesai-selesai. Kami cuma minta pembangunannya dipercepat, biar pedagang bisa kembali berjualan," pinta Binari Nainggolan kepada anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, saat menggelar Reses 1 tahun 2018 di Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (28/4/2018).Binari mengaku, Reses sangat berguna bagi masyarakat sebagai media menyampaikan segala aspirasi dan keluhan yang terjadi di masyarakat terkait pembangunan kepada anggota dewan."Kami minta antara eksekutif dan legislatif kerjasamalah, biar program pembangunan itu secepatnya dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kalau hanya untuk hambur-hamburkan uang, buat apa Reses ini dibuat. Terus terang, ini sangat berguna bagi kami," sebutnya.Salah seorang warga bernama  Ovi, warga Karang Berombak meminta agar proses pembuatan e-KTP dipercepat. "Kami ini kan warga yang mempunyai hak pilih. Bagaimana kami memilih kalau hanya memegang resi, sementara peraturan KPU yang boleh memilih adalah yang memiliki e-KTP," kata Ovi.Sedangkan, Hartarti Naibaho, Kepling Tanjung Gusta, meminta agar validasi data masyarakat miskin penerima bantuan didata ulang kembali. Sebab, katanya, banyak yang menerima bantuan itu tidak sesuai, sementara yang benar-benar miskin tidak menerima bantuan. "Saran kami, pendataan itu dilibatkanlah Kepling, sebab Kepling lah yang tahu siapa-siapa warganya yang berhak menerima," katanya.Menyikapi itu, Dame Duma Sari Hutagalung, mengatakan pihaknya tetap komit memperjuangkan percepatan pembangunan Pasar Kampung Lalang. "Kalau masalah ini tetap menjadi prioritas. Kami di Komisi C DPRD Kota Medan terus memantaunya. Jadi, mari kita sama-sama berjuang agar pembangunannya dipercepat dan pedagang dapat kembali berjualan.Berdasarkan informasi dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan, kata Duma, kelanjutan pembangunan Pasar Kampung Lalang akan ditentukan pada pekan ini. Sebab, Dinas PKP2R masih menunggu "fatwa" dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). "Jadi, Dinas PKP2R masih menunggu, apakah pembangunan tetap dilanjutkan oleh rekanan sebelumnya atau dilakukan tender ulang. Kita tunggu saja sama-sama," katanya.Terkait e-KTP dan validasi data warga miskin, politisi Partai Gerindra itu berjanji akan menyampaikannya kepada instansi terkait. "Kita akan sampaikan kepada pihak terkait. Untuk e-KTP akan kita sampaikan ke Disdukcapil agar warga bisa memilih pada Pilkada dan Pemilu nanti. Untuk warga miskin, kita akan sampaikan ke Dinas Sosial agar masyarakat yang mendapatkan bantuan itu benar-benar warga miskin," katanya.Dalam kesempatan itu, Duma, mengaku kecewa dengan ketidakhadiran sejumlah pimpinan OPD yang diundang. "Terus terang saya kecewa dan marah. Bagaimana Pemko mau menjawab keluhan masyarakat, sementara mereka tidak hadir. Kota Malang yang begitu kecil saja, kondisinya bagus. Ini Medan sebagai kota terbesar ketiga, begini kondisinya. Ini menjadi catatan bagi kami," ungkap Duma.Kendati demikian, tambah Duma, segala aspirasi dan keluhan masyarakat tetap disampaikan ke Pemko Medan melalui rapat paripurna DPRD untuk ditindaklanjuti dan dijadikan program pembangunan kedepan.Sementara perwakilan Dinas PKP2R mengaku, persoalan Pasar Kampung Lalang masih dalam pembahasan di pusat. "Jadi, kita tunggu ya pak," ujarnya.(Mtc/Sbc)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita Sumut

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Berita Sumut

14 Tahun Matatelinga, Menapaki Anak Tangga Tak Perlu Harus Melompat

Berita Sumut

Semarak Syukuran HUT ke-14 matatelinga.com dan Peresmian Kantor Advokat Amrizal SH MH

Berita Sumut

Hore.....Harga Emas Turun ke Angka Rp2.104.000 dari Harga Rp2.105.000 per gram

Berita Sumut

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Di Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Ini Langkah Kejaksaan