Matatelinga - Medan, Peristiwa kebakaran juga terjadi di Jalan Setia Budi Pasar III/Jalan Bunga Melur. No. 1 Lingkungan X, Tanjung Sari, Medan Selayang, sekira pukul 17.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di kawasan permukiman yang padat penduduk. Namun, seorang warga bermarga Simanjuntak mengalami luka bakar di bagian kakinya.
Kebakaran di Pasar III tersebut berawal saat seorang saksi mata, Mursal warga Jalan Wahid Hasyim sedang membeli rokok di warung milik Simanjuntak. Ia melihat Simanjuntak sedang menyalakan lampu teplok di rumahnya karena saat itu listrik sedang padam. Namun, tiba-tiba saja lampu teplok tersebut jatuh tepat di bensin dan kemudian menyambar hingga ke seluruh isi rumah.
Melihat kaki Simanjuntak terbakar, Mursal langsung berusaha mematikan api dan membawanya ke luar rumah. Beruntung api bisa dipadamkan dengan bantuan warga setempat. Namun si jago merah yang melahap bangunan warung tersebut terus mengamuk hingga meratakan seluruh bangunan warung dan beberapa rumah semi permanen yang terbuat dari kayu maupun triplek. "Saya tadi lagi beli rokok. Lalu bapak itu (Simanjuntak) sedang menyalakan lampu teplok dan jatuh ke minyak (bensin). Lalu saya tolong bapak itu tapi rumahnya hangus dan merember ke rumah yang ada di belakangnya," kata Mursal yang saat itu sedang mampir ke rumah keluarganya tidak jauh dari lokasi kejadian kepada polisi yang turun ke lokasi untuk meminta keterangannya.
Warga setempat pun panik dan langsung memadamkan api dengan peralatan seadanya. Petugas Dinas Damkar Kota Medan yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi dan berusaha memadamkan api. Setelah satu jam kemudian, api baru berhasil dipadamkan dengan 10 unit armada kebakaran.
Puluhan warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kebakaran terus berdatangan untuk melihat rumah yang terbakar. Akibatnya, Jalan Bunga Melur pun tidak bisa dilalui kendaraan hingga akhirnya pemuda setempat menutup akses jalan alternatif tersebut. Sementara itu, kawasan Jalan Setia Budi Pasar III macet total hingga 1 KM, baik yang menuju Jalan Dr Mansyur ataupun Jalan Ngumban Surbakti. Hingga pukul 21.00 WIB situasi ini masih terus terjadi.
(Adm)