MATATELINGA, Jakarta: Polres Serdang Bedagai melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2018, dalam rangka mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, dengan irup upacara Bupati Sergei. Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2018 Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu S.Sos,S.I.K,M.Si, Dandim 02/04 DS diwakili Danramil Sei Rampah, Kasipidum Kejaksaan Negeri Sei Rampah, Kasat Pol PP, Para Pejabat Utama Polres Sergai,Para SKPD Kab. Sergai.Bupati Sergai Ir. H. Soekirman mengatakan"Apel gelar pasukan yang dillaksanakan, untuk mengetahui bagaimana kesiapan personel Polri dan sarana prasarana serta kelengkapan lainnya, mendukung kegiatan Operasi Ketupat Toba 2018, sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan dapat berhasil sesuai tujuan yang kita harapkan,".Bupati Serdang Bedagai menyematkan pita, tanda mulai digelarnya Operasi Ketupat Toba 2018 kepada perwakilan yang telah ditunjuk.Acara gelar pasukan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini selain diikuti personel TNI dan Polri, juga diikuti unsur-unsur yang terlibat dalam pengamanan arus mudik/balik lebaran 2018, antara lain Dinas Perhubungan, Sat Pol PP, Kesehatan, dan organisasi kemasyarakatan, Pramuka Saka Bhayangkara,dan Senkom.Soekirman pada kesempatan tersebut membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., yang pada intinya mengatakan, dalam Operasi Ketupat Toba 2018 ini terdapat empat potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama, seperti stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.Permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik. Potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas lainnya, seperti curat, curas curanmor, copet, pencurian rumah kosong, begal, dan hipnotis. Serta ancaman tindak pidana terorisme ."Kepada para anggota yang telah ditunjuk untuk melaksanakan pengamanan lebaran di semua lokasi yang telah ditentukan di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai, semoga Tuhan selalu bersama kita,"sebutanya. (Mtc)