Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Konflik Masyarakat Aek Kuasan Dengan PT.VSC Pemkab Asahan Segera Ambil Sikap

Konflik Masyarakat Aek Kuasan Dengan PT.VSC Pemkab Asahan Segera Ambil Sikap

- Minggu, 08 Juli 2018 07:49 WIB
Matatelinga
drs.Sofyan Ismail
MATATELINGA, Asahan:  Konflik yang terjadi antara warga masyarakat lingkungan VI dan VII kelurahan Aek Kuasan Kecamatan Aek Loba Pekan Asahan sejak tahun 2016 hingga kini, Bupati Asahan diharapkan dapat segera menyelesaikannya dan mengambil sikap.Penuturan drs.H.Sofyan Ismail anggota komisi A DPRD Asahan kepada Matatelinga.com, Sabtu (7/7/2018) mengatakan konflik sosial yang terjadi ditengah tengah warga masyarakat lingkungan VI dan VII kelurahan Aek Kuasan kecamatan Aek loba Pekan dengan perusahaan pengolahan buah kelapa sawit PT.Varem Sawit Cemerlang terjadi sejak tahun 2016 lalu hingga kini, ujarnya.Lebih lanjut drs.H.Sofyan Ismail juga mengatakan konflik tersebut sudah dimediasi oleh muspika kecamatan Aek Loba Pekan pada tahun 2016 lalu dengan menghasilkan 6 point diantaranya pihak perusahaan akan memperbaiki dinding rumah warga yang retak akibat aktifitas pengiriman hasil produksi PT.Varem Sawit Cemerlang (VSC) berupa cruide palm oil (CPO) yang diangkut dengan truck tangki berkapasitas 50 ton lebih dengan melewati akses jalan  milik unit usaha PTPN IV Pulu raja .Namun hingga kini perusahaan PT.VSC tidak kunjung melaksanakan perjanjian yang telah disepakatinya, dan pihak perusahaan terus melakukan kegiatan mobilisasi hasil produksi, kemarahan warga masyarakat memuncak setelah mengetahui bahwa sewa kontrak pemakaian jalan antara PTPN IV Kebun Pulu Raja selaku pemilik jalan dengan PT.VSC sudah berachir pada bulan April 2018 lalu, namun PT.VSC  tetap melakukan kegiatan tersebut hingga terjadinya insiden 30 Juni 2018 yang mengakibatkan meninggalnya seorang warga penduduk setempat.Dalam permasalahan ini seharusnya pihak pemerintah kabupaten Asahan harus segera mengambil sikap terhadap masalah ini agar konflik tidak berkepanjangan dan menelan korban lagi.Insiden kembali terjadi pada Sabtu (7/7/2018) tepat sepekan meninggalnya nenek Butet (84) orang tua kandung Letkol (Mar) Zulkifli Pane, PT.VSC memaksakan kehendak untuk tetap melewati jalan tersebut, dan mendapat perlawanan dari warga masyarakat setempat, meskipun pihak PTPN IV sudah melarang PT.VSC melewati jalan tersebut hingga selesainya sengketa dengan warga masyarakat.Ini artinya perusahaan PT.VSC sudah arogan dan mengangkangi kesepakatan yang telah dibuatnya, kami komisi A DPRD Asahan segers akan menyurati pihak Pemkab Asahan untuk mempertanyakan hal dimaksud, dan kami juga berharap hendaknya PT.VSC biang pemecah kerukunan warga masyarakat disana, dan jangan memancing kemarahan warga masyarakat, dan itu akan barakibat buruk nantinya, pungkasnya. (Mtc/ Ben)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita Sumut

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita Sumut

Terima Kunjungan Bupati Asahan, Bobby Nasution Pastikan Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu