MATATELINGA, Asahan: Lurah Aek Loba Pekan, S.Silaen langsung mengundang warga lingkungan VI dan VII di kelurahan Aek Loba Pekan usai mengikuti rapat Forkominda Kabupaten Asahan terkait konflik dengan PT SVC. Kegiatan itu juga dihadiri oleh Babinsa Koramil setempat serta Bhabinkamtibmas Polsek Pulau Raja, Selasa (10/7/2018).Dalam pertemuan tersebut Lurah Aek Loba Pekan S.Silaen mengatakan sepanjang masa di desa Aek Loba Pekan ini warga sangat rukun dan guyub, serta jiwa sosialnya sangat tinggi, namun setelah berdirinya sebuah perusahaan pabrik pengolahan kelapa sawit yang ada dilingkungan III Aek Loba Pekan ini, kerukunan dan keguyuban warga masyarakat ini sudah mulai terpecah belah.Lebih lanjut S.Silaen juga mengatakan dengan telah dilaksanakan pertemuan rapat Forkominda Kabupaten Asahan pada Senin (9/7/2018) di ruang Mawar Kantor Bupati Asahan, Bupati Asahan melalui Wakil Bupati serta Sekda kabupaten Asahan meminta agar supaya warga masyarakat khususnya warga masyarakat lingkungan VI dan VII kembali rukun dan guyub. "Dan itu merupakan pesan wakil bupati Asahan H.Surya,BSc dan Sekda kab.Asahan Taufik ZA yang harus kami laksanakan,"urainya.Jangan karena adanya suatu usaha yang dikelola oleh PT.Varem Sawit Cemerlang yang berada dilingkungan III tersebut, warga menjadi terpecah belah. Pasalnya kata Lurah, sejak dahulu warga masyarakat di sini belum pernah bentrok sesama warga, dan hendaknya warga masyarakat jangan mau terprovokasi oleh pihak lain, sehingga kerukunan dan keguyuban yang selama ini terjalin sangat baik menjadi rusak karenanya."Dengan pertemuan ini diharapkan warga masyarakat lingkungan VI dan VII kembali bersatu dan rukun serta guyub kembali, bila ada suatu permasalahan yang berkaitan dengan perusahaan tersebut ya agar diselesaikan dengan pihak perusahaan, jangan mau kita di benturkan," pungkasnya (Mtc/ben)