Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Penasehat Militer RI untuk PBB : Pasukan Perdamaian Menjaga Ketertiban Dunia

Penasehat Militer RI untuk PBB : Pasukan Perdamaian Menjaga Ketertiban Dunia

- Kamis, 19 Juli 2018 14:00 WIB
mtc/ist
Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Brigadir Jenderal TNI Fulad, S.Sos, M.Si
MATATELINGA, Newyork: Tujuan pengiriman Prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB adalah dalam rangka turut serta melaksanakan, menjaga ketertiban dunia yang adil dan beradab,  seperti halnya ke Minusca (Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic) - di Republik Afrika Tengah, Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon)  - Lebanon, Monusco (Mission de LOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) - DR. Kongo, Unamid  (United Nations Mission In Darfur) - Sudan dan beberapa negara lainnya yang masih terlibat konflik.

 

Hal tersebut dikatakan Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Brigadir Jenderal TNI Fulad, S.Sos, M.Si saat diwawancarai oleh beberapa media setempat.

 

Menurut Brigadir Jenderal TNI Fulad (Alumni Akademi Militer 1990), konflik itu bisa terjadi antar negara maupun internal negara karena perbedaan politik antar partai yang berkuasa dengan pemerintah atau lainnya. "Ini semua membutuhkan proses dialog antara pemerintah, rakyat dan pemimpin agar terjadi kesamaan visi," ucapnya.

 

"Dengan adanya pasukan perdamaian yang tentunya juga dari Indonesia, mereka membantu untuk melakukan negosiasi atau sebagai penengah, dan kalau sudah tercipta ketertiban maka Perserikatan Bangsa-Bangsa tentunya ingin agar kesejahteraan, kemakmuran dan rasa aman bisa terwujud.  Begitu terjadi aman maka kegiatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat berjalan dengan normal termasuk komunikasi antara rakyat, pemimpin dan pemerintah setempat," ungkapnya.

 

Lebih lanjut Brigadir Jenderal TNI Fulad menyampaikan bahwa negara-negara yang mengirimkan Tentara dan Polisi yang tergabung dalam Pasukan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) adalah untuk membantu menyelesaikan konflik. Indonesia sampai dengan saat ini telah mengirimkan Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB sejumlah 2.823 prajurit atau nomor 7 (tujuh) terbesar di dunia yang tersebar di beberapa misi di dunia.

 

Pasukan Garuda TNI yang dikirim ke Misi di DR Kongo, karena Prajurit TNI mempunyai kemampuan untuk melaksanakan pertempuran di hutan walaupun di sana bukan bertempur, tetapi bagaimana kemampuan untuk beradaptasi di medan tropis mengingat Kongo dan Indonesia sama-sama negara yang menganut iklim tropis, sehingga kemampuan bergerak di hutan adalah menjadi suatu prasyarat mutlak prajurit.

 

Di Misi Unifil Lebanon, sampai dengan saat ini Kontingen Indonesia merupakan Kontingen terbesar dan pemerintah Lebanon sangat mengapresiasi Kontingen  Indonesia karena diterima oleh rakyat Lebanon, komunikasi dan interaksi Prajurit TNI dengan warga setempat sangat diterima oleh rakyat Lebanon termasuk kontingen Negara lainnya dibawah Perserikatan Bangsa-Bangsa.

 

Di sisi lain, Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, Brigadir Jenderal TNI Fulad mengharapkan agar Indonesia semakin dikenal di dunia dan pasukan Indonesia semakin disegani dan dikenal dikancah internasional. "Dengan kita mengirimkan pasukan misi PBB, maka otomatis  kontribusi itu akan dilihat," katanya.

 

"Selaku Penasehat Militer Perwakilan Tetap Republik Indonesia New York, mimpi besar saya adalah misi 4.000 personel bisa tercapai pada tahun 2019. Dengan kita mengirim pasukan yang besar, akan memberikan peluang yang semakin terbuka bagi prajurit-prajurit TNI untuk berkiprah pada perdamaian internasional," tutup Brigadir Jenderal TNI Fulad.(mtc)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Berita Sumut

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Berita Sumut

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Berita Sumut

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Berita Sumut

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis

Berita Sumut

Bakamla RI Siap Dorong Ekonomi Maritim Indonesia