MATATELINGA, Asahan: Untuk memacu dan meningkatkan serta menggali potensi sumber pendapatan daerah, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Badan pengelola pendapatan daerah (Bappenda) Asahan melakukan monitoring secara langsung ke sejumlah hotel dan tempat hiburan malam yang ada di kota kisaran pada malam hari.H.Mahendra Kepala Badan Pengelola Pendapatan daerah Asahan kepada sejumlah awak media mengatakan kegiatan monitoring secara langsung terhadap tempat penginapan dan atau hotel serta tempat hiburan malam yang berada di kawasan Kota Kisaran bertujuan untuk mencari data yang akurat terhadap jumlah hunian yang melakukan transaksi pada usaha tersebut, ujarnya.Lebih lanjut H.Mahendra mengatakan dengan melakukan monitoring secara langsung seperti ini, kita dapat mengetahui secara pasti jumlah pengunjung dan atau hunia yang memasuki dan melakukan transaksi di hotel maupun tempat hiburan tersebut, sehingga kita juga dapat mengetahui berapa nantinya pajak yang wajib dibayarkan oleh pengusaha tersebut kepada Pemerintah Daerah Asahan sebagai sumber pendapatan asli pemerintah kaupaten Asahan.Kegiatan monitoring ini dilakukan selama 3 hari sejak Kamis (2/8/2018) hingga Minggu (5/8/2018), dari hasil kegiatan moitoring ini, didapat hasil bahwa masih banyak pengusaha perhotelan maupun tempat hiburan malam yang tidak koperaktif dan terkesan menyembunyikan data kunjungan tamu yang ada di hotel maupun tempat hiburan tersebut, sehingga kami kesulitan dalam melakukan perhitungan pajak yang harus di bayarkan oleh pihak pengusaha.Saat ini banyak pengusaha perhotelan dan hiburan malam dalam membayarkan pajak masih belum sesuai dengan reaita yang ada, mereka masih membayarkan pajaknya jauh dibawah dan seperti biasanya para pengusaha ini senantiasa mengatakan sepi pengunjung hunian , namun pada kenyataanya banyak perhotelan dan tempat hiburan malam ini dalam setiap malamnya penuh dengan kunjungan tamu, pungkkasnya. (Mtc/ben)