Matatelinga - Medan,Puluhan warga memprotes galian proyekyang dikelola PT Wijaya Karya (Wika) di sejumlah ruas jalan di kota Medan, membuat warga Jalan Gaharu, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, berang, Minggu (23/2/2014) .
Puluhan warga yang melakukan aksi turun ke jalan memprotes galian WIKA di jalan itu, tepat di depan kantor Jayaboard Regional Sumut dan Aceh.
Salah seorang pendemo bernama Iwan mengatakan, Kami minta secepatnya proyek galian itu dihentikan. Karena gara-gara galian ini air kami mati,"
Lanjutnya Iwan, karena proyek itu, sejak Sabtu kemarin air ke perumahan warga di Jalan Gaharu jadi mati. Menurutnya , galian itu adalah untuk proyek limbah. Karena pipa aliran air yang mengalir ke rumah warga bocor, makanya air jadi tidak mengalir.
Kalau tidak secepatnya dihentikan galian ini, maka warga akan demo lagi karena dirugikan atas protek itu. Menurutnya, proyek itu dilakukan tanpa ada koordinasi dengan pihak PDAM Tirtanadi.
Aksi memprotes galian WIKA yang berlansung hampir 1 jam itu tetap terkendali meski sempat melakukan bakar ban. Namun hampir separuh badan Jalan Gaharu diramaikan warga sehinga membuat antrian panjang kendaraan roda empat dan dua yang ingin melintas.
Petugas Polsek Medan Timur yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi meredamkan amarah warga. Lalu secara bertahap, beberapa warga mulai meninggalkan lokasi. Namun warga berjanji akan melakukan aksi lebih besar jika air masih tidak mengalir.
(Uut/Adm)