MATATELINGA, Medan: Wali Kota MedanDrs H T Dzulmi Eldin S MSi bersama Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSimenghadiri acara Malam Pisah SambutKajari Kota Medan dari Olopan Nainggolan SH MH kepada Dwi Harto SH MH di HotelEmerald Garden Medan, Senin (13/8/2018). Selain memelihara berbagai prestasi kerja, estafetkepemimpinan di lingkungan Kejari Medan ini diharapkan menjadi pilar utamapenegakan hukum di tengah-tengah masyarakat.Sebagai ungkapan selamat datang dan bertugas kepadaKajari Medan yang baru, Wali Kota didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Hj RitaMaharani SH menyematkan tengkuluk (tapi khas Melayu) serta menyelempangkansongket. Sedangkan kepada Kajari lama, Wali Kota memberikan cindera mata berupaBatik Medan sebagai ungkapan terima kasih atas dedikasi selama bertugas diKejari Medan.Selain keduapetinggi di lingkungan Pemko Medan tersebut, malam pisah sambut yang berlangsung meriah dan penuh rasakekeluargaan itu turut dihadiriSekda Kota Medan Ir H Syaiful Bahri Lubis MSi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah(Forkopimda) Kota Medan diantaranya Kajari Belawan Yusnani SH serta Dandim 0201/BSLetkol Inf Yuda Rismansyah.Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan, estafet kepemimpinan,terutama di Kejari Medan dipandang sebagai proses struktural yang diharapkantetap dapat memelihara berbagai prestasi kerja. Di samping itu juga tentunya dapatmenjadi pilar utama penegakkan hukum di tengah – tengah masyarakat."Suasana kota yang aman, nyaman dan kondusifdengan tindakan-tindakan penegakan hukum yang baik, akan menjadi penilaianpositif guna menarik minat para investor untuk berinvestasi di Kota Medan.Tidak hanya investor, keamanan dan kekodnusifan juga akan menjadi daya tarikpara wisatawan baik lokal maupun manca negera untuk datang mengunjungi KotaMedan yang merupakan rumah kita bersama," kata Wali kota.Sebelumnya, Kajari Medan yang lama Olopan NainggolanSH MH mengucapkan terima kasih kepadaseluruh stakeholder maupun unsur Forkopimda yang telah membantu tugasnya selamamenjalankan amanah sebagai Kajari Medan. "Tanpa bantuan semua pihak,tentunyapenegakan hukum di Kota Medan tidak dapat berjalan dengan lancar," kataOlopan yang akan menduduki jabatan baru sebagai Inspektur Muda II diInspektorat Keuangan Jamwas Kejagung Republik Indonesia.Sedangkanpenggantinya Dwiharto SH MH yangsebelumnya menjadi Asintel Kejati Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengatakan, Kota Medan merupakan kota metropolitanterbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Oleh karenanta ibukota Provinsi SumateraUtara itu dinilai sangat rawan akantindak pidana, baik pidana umum maupun pidana khusus. "Itu sebabnyadalam menjalankan tugas, saya berharap dukungan dan bantuan penuh semua pihak dalampenindakkan hukum kedepannya. Selain itu diperlukan kerjasama yang baik dalam arti positif serta saling menjagaatas pertanggung jawaban masing – masing," harap Dwiharto.Selain silaturahmi, acara malampisah sambut juga dirangkaikan dengan makan malam bersama serta hiburan. Acaradipungkasi dengan pemberian cindera mata yang diberikan Wali Kota dan WakilWali Kota beserta seluruh unsur Forkopimda Kota Medan kepada Kajari Medan yanglama sebagai apresiasi dan ungkapan terima kasih atas kinerja maupun dedikasiyang dilakukan selama bertugas di Kota Medan.