MATATELINGA, Asahan: Pasca habisnya masa tugas Kepala Desa Perkebunan Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan, kini warga hingga pegawai desa tersebut mulai kasak kusuk membongkar seluruh kecurangan yang pernah dilakukan oleh Sug alias Ogok mantan kepala desa setempat. Dugaan kecurangan ini berkaitan dengan penggunaan dana anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah.Ismadi ,48, warga setempat dalam perbincangannya ,Minggu (19/8/2018)mengatakan saat ini pimpinan desa perkebunan Teluk Dalam sudah ditangani oleh orang dari Kecamatan, dikarenakan kepala desanya sudah berachir masa jabatannya dan sebentar lagi dilakukan pemilihan kepala desa. "Di desa Perkebunan Teluk Dalam ini ada tiga calon diantaranya juga Sug alias Ogok yang merupakan incumben,"ujarnya.Ismadi juga mengatakan Sug alias Ogok yang merupakan mantan kepala desa Perkebunan teluk Dalam saat ini sudah menjadi topik pembicaraan warga masyarakat desa Perkebunan Teluk Dalam yang mempunyai 4 dusun dengan jumlah penduduk sekitar 45 kepala keluarga. "selama dia menjabat Kades disini ditengarai banyak melakuan penyimpangan dana anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah, dan bahkan juga telah bolak balik dipanggil Kepolisian di Kisaran untuk menjalani proses penyidikan,"ungkapnya.Dan menurut informasi yang beredar ditengah tengah masyarakat desa ini, ada penggunaan dana sebesar Rp.162.068.000,- yang dialokasikan pada pembangunan sarana sanitasi dan kebersihan serta pembangunan drainage dusun I sudah dicairkan namun pekerjaan tersebut tidak pernah ada, dana anggaran tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2015, belum lagi penggunaan dana desa sebesar Rp.400 juta yang diperuntukan untuk pembangunan infrastrutur desa juga tidak jelas keberadaanya, demikian juga dengan dana Bumdes."Warga desa ini meminta pihak aparat penegak hukum serius dalam menangani perkara ini, kalau memang Sugiharto alias Ogok ini telah dilakukan pemeriksaan terkait perihal tersebut," ungkapnya. (mtc/ben)