Matatelinga - Medan, Plt Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menyaksikan acara pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia Daerah kota Medan periode 2013-2018 oleh pengurus Dewan Masjid Indonesia Wilayah Provinsi Sumatera Utara Imron Daulay. Yang terpilih sebagai ketua harian Ir Ahmad Parlindungan Batu Bara, Sekretaris Drs Himpun Siregar dan Bendahara H.Zulkarnain Yusuf Nasution, Kamis (27/2) di Komplek Asrama Haji Medan.
Eldin, dalam arahannya mengatakan Pemerintah kota Medan mengucapkan selamat atas pelantikan Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia kota Medan. Semoga pelantikan ini membawa iklim baru kearah perubahan yang lebih baik lagi, serta dapat mengemban amanah organisasi dengan sebaik-baiknya.
Motivasi utama dari pendirian Masjid itu sejatinya bukanlah hanya mewujudkan suatu tempat beribadah, sebab islam sendiri telah menjadikan bumi ini seluruhnya merupakan Masjid bagi kaum muslimin. Motivasi utama dari pendirian Masjid adalah bertujuan membina suatu tempat yang akan dikunjungi oleh seluruh kaum muslimin.
Masjid adalah merupakan balai tempat pertemuan ummat islam dan Ia adalah Ruh Ummat islam, sebagai tempat beribadah , bermusyawarah, memutuskan hokum dan lain sebagainya, ungkap Eldin.
Selain itu juga, Eldin, mengharapkan kepada seluruh ummat islam di kota Medan ini agar Masjid-Masjid dan Musholah dijadikan sebagai tempat magrib mengaji bagi anak-anak generasi kita. Selain itu, tempat ini hendaknya dijadikan sebagai tempat menggali ilmu agama bagi mereka, ujarnya.
Disamping itu, Eldin juga menyerahkan kotak Al-Khairat kepada Dewan Masjid Indonsia kota Medan, yaitu kotak layanan Fardhu Kifayah Binaan PD Dewan Masjid Indonesia Kota Medan.
Ir Ahmad Parlindungan Batu Bara selaku Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia Daerah Kota Medan masa bakti 2013-2018 mengatakan, bahwa sesungguhnya program kerja kita kedepan sesuai dengan tema kita : Untuk mewujudkan Pemberdayaan Ummat dan Bangsa .
Pengurs Dewan Masjid Indonseia Daerah Kota Medan nantinya akan menggalakkan kegiatan Magrib Mengaji di Masjid-Masjid dan maupun di Mushollah. Selain itu kita juga akan memberikan pelataihan-pelatihan kepada para generasi kita tentang manfaat pelaksanaan fardhu kipayah, sehingga dari kegiatan ini akan memotivasi munculnya kasih sayang seorang anak kepada orang tuanya, ungkap Parlindungan.
(Hendra/Adm)