MATATELINGA, Medan: Banjir yang melanda Kota Medan, Minggu (16/9/2018) menyisaan duka. Bocah berumur 10 tahun warga Pasar VII, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan hanyut terbawa arus. Bocah bernama Wahyu Setiawan itu hanyut di Sungai Bengkel saat tengah mandi-mandi bersama temannya. Saat itu arus sungai memang tengah deras lantaran Kota Medan sekitarnya diguyur hujan sejak malam hari."Hingga saat ini, pihak Polsek Percut Seituan bersama Basarnas terus melakukan pencarian terhadap korban," ungkap Kapolsek Percut Seituan Kompol Faidil Zikri, Minggu malam.Faidil menjelaskan, saat itu korban bersama empat rekannya sedang mandi-mandi di sungai Bengkel. Padahal debit air sungai itu sedang naik karena hujan semalam suntuk. Salah seorang warga sempat melihat dan melarang kelimanya berenang di sungai. Namun kelimanya tidak mengindahkan larangan Yono. "Sekitar pukul 12.30 WIB ada teriakan minta tolong dari sungai. Saksi langsung mendekati lokasi. Dia melihat korban sedang tenggelam dan terbawa arus. Karena derasnya air, korban tidak berhasil selamat," ujar Kapolsek.Lantas Yono, nama saksi itu memberitahukan kepada warga lainnya. Hingga laporan masuk ke Polsek Percut Sei Tuan. "Pencarian terhambat karena tingginya air. Pencarian rencananya akan dilanjutkan keesokan harinya. Kata kawan-kawannya, korban memang tidak pandai berenang. Sehingga tdak bisa menyelamatkan diri," tandasnya. (mtc/fae)