MATATELINGA, Medan: Aksi unjuk rasa dua kelompok massa yang berakhir bentrok di DPRD Sumut juga mencederai salah seorang Wartawan harian terbitan Medan, Kamis (20/9). Wartawan bernama Dimas Kahfi itu terluka di bagian tangan setelah terkena lemparan batu koral saat melakukan peliputan di depan DPRDSU Jl Imam Bonjol Medan. Akibat terkena lemparan batu tersebut bagian lengan kanannya terluka dan alat perlengkapan seperti Powerbanknya juga rusak,"kalau saya tidak tangkis batu koral tersebut dengan lengan kananya, tidak tertutup kemungkinan mengenai bagian wajahnya dan tak dapat dibayangkan, saat terjadi bentrok tersebut. Padahal, saya sudah berusaha bersembunyi dibalik mobil polisi," sebutnya.Dimas menceritakan batu itu seperti secepat kilat menghantam lengan tangan kanannya. Tak sadar, rupanya baju Dimaz sudah koyak dan luka baretan sepanjang 10 sentimer di tangan kanan"panik melihat suasana yang sudah tidak semakin kondusif, saya lalu bergegas berusaha menyelamatkan diri dengan memanjat panggar gedung DPRD Sumut," sebutnya.Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, awalnya kedua kelompok ini saling berorasi di depan Gedung DPRD Sumut. "Yang satu menyampaikan tentang NKRI dan yang satu lagi menyampaikan perekonomian," kata dia di lokasi kejadian.Kapolrestabes Medan sendiri mengaku dalam kejadian ini ada beberapa pendemo yang mengalami luka-luka dan yang diamankan. "Nanti kita cek lagi," katanya.Untuk mengantisipasi bentrok susulan lagi, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kedua kelompok. "Kita koordinasi dengan semua pihak, termasuk dengan kelompok mahasiswa yang sepeda motornya tertinggal di lokasi," pungkasnya. (mtc/amr)