MATATELINGA, Medan : Rektor Universitas Katolik Santo Thomas, DR Frietz R Tambunan mengungkapkan, saat ini rektorat sedang menyeleksi bidang ilmu untuk menjadi program studi (prodi) baru di Universitas yang berada di Jalan Setia Budi Medan ini."Mungkin tahun depan Universitas akan membuka fakultas energi. Seperti kita tahu energi ada dimana - mana. Hanya harus digunakan sebaik - baiknya. Mungkin juga prodi lain," ucapnya di hadapan ratusan mahasiswa yang mengikuti Seminar Nasional Pengelolaan Sumber Daya Energi yang Berkelanjutan untuk Ketahanan Nasional di Hall Bina Media Universitas Katolik Santo Thomas Medan, Selasa (25/9/2018).Menurut Frietz, sebelum mendatangkan pakar ilmu energi Mantan Menteri ESDM Prof Dr Purnomo Yusgiantoro sebagai Keynote Speaker dalam seminar ini, minggu lalu juga telah digelar seminar nasional tentang ketahanan pangan."Sekarang kita ada 16 prodi. Rencana akan dibuka lagi yang baru. Namun kita harus cari tahu terlebih dahulu apa-apa saja yang dibutuhkan masyarakat di kemudian hari. Makanya kita datangkan para ahli," tuturnya.Melalui seminar ini, lanjutnya, diharapkan dapat membuka cakrawala baru, sehingga mengetahui produk apa yang dibutuhkan masyarakat di masa yang akan datang, termasuk energi yang terbarukan ini.Sementara saat berbicara di depan ratusan mahasiswa, Mantan Menteri ESDM Prof Dr Purnomo Yusgiantoro mengatakan, universitas sebenarnya sudah meminta dirinya menjadi pembicara pada tahun lalu. Namun, dirinya tak bisa hadir. Dan hari ini, hutangnya dibayar dengan menjadi Keynote Speaker."Sesuai tajuk dinamika energi global dan ketahanan ekonomi nasional, biasanya membicarakan perubahan lingkungan. Dan ketergantungan kita pada minyak bumi yang sampai saat ini masih terjadi," ucapnya.Dengan permintaan terus meningkat, lanjutnya, kebutuhan akan energi terbarukan harus dicarikan solusinya. Karena meski bagaimanapun energi merupakan bagian dari ketahanan ekonomi, politik, keamanan, dan ketahanan pangan. (mtc/amel)