MATATELINGA, Labusel: Setelah aktivitasnya menampung Crude Palm Oil (CPO) di Cikampak Kecamatan Torgamba baru-baru ini di tutup oleh Mapolsek setempat, oknum mafia yang disebut-sebut bermarga S masih membuka usaha yang sama di desa Padang Ri Kecamatan Sei Kanan, Labuhanbatu Selatan.Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, aktivitas penampungan CPO ilegal di lokasi itu sudah berlangsung selama kurang lebih satu bulan.Setiap harinya, anggota dari oknum mafia yang bermarga S itu beraksi menyetop truck tangki pengangkut CPO yang berasal dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Langga Payung Kecamatan Sei Kanan dan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Madina, untuk menurunkan CPO dari dalam tangki dalam jumlah tertentu." Sudah kurang lebih satu bulan mafia itu buka di Padang Ri. Setiap hari menyetop truck tangki CPO yang melintas dengan cara main paksa" ujar seorang sumber kepada wartawan.Sementara itu, Kapolsek Langga Payung AKP M.Basir saat dikonfirmasi wartawan via telepon selular mengatakan bahwa usaha tersebut telah diperintahkannya untuk ditutup. " Sudah saya perintahkan untuk ditutup dan memang sudah ditutup" katanya.Saat disampaikan bahwa aktivitas mafia tersebut masih berlangsung sampai saat ini, Basir mengaku oknum mafia tersebut sangat bandal dan bermain dengan mencuri-curi pada malam hari. Ia juga mengaku tidak mungkin setiap saat dapat mengawasi aktivitas mafia tersebut." Namanya manusia bandal. Mereka main mencuri-curi di waktu malam hari.Lagian tidak mungkin setiap saat bisa kami awasi" ujarnya.(Zul)