MATATELINGA, Medan : Kesehariannya adalah mengurusi mahasiswa mulai dari semester satu sampai semester akhir, terutama yang memiliki kepentingan dengan bagian kemahasiswaan. Itu adalah keseharian Jhoni Maslan Hutapea selaku Wakil Rektor III (Bidang Kemahasiswaa) di Universitas Methodist Indonesia Medan. Setiap kali ada kegiatan mahasiswa, mulai dari kegiatan seni, olahraga, keagamaan termasuk kegiatan perkenalan mahasiswa baru, JM Hutapea pasti akan ikut ambil bagian, minimal mahasiswa atau panitia melakukan konsultasi dengannya. "Mahasiswa sekarang sudah jauh berbeda dengan 10 tahun yang lalu. Segala sesuatu sekarang bisa dengan mudah dilakukan terutama dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi," katanya di Medan, Kamis (27/9/2018).Lebih lanjut JM Hutapea menyampaikan, mahasiswa zaman now harus kreatif. Pola pembelajaran semasa masih di SMA sudah jauh berbeda dengan di kampus. Mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menganalisis, dan membuat sesuatu yang baru termasuk dalam hal penelitian atau dalam perilakunya sehari-hari.
Mengawali karir dan bergabung dengan Universitas Methodist Indonesia Medan sejak 1990 sebagai staff di Biro Rektor, kemudian berpindah ke KTU Fakultas Ekonomi di tahun 2007, pernah menjadi Wakil Dekan II di Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) hingga akhirnya di tahun 2011 menjabat sebagai WR III bidang kemahasiswaan sampai sekarang.Menurut ayah dari 3 anak ini, mahasiswa selain dituntut kreatif dalam perkuliahannya, di kampus pun sebenarnya ada banyak kegiatan yang bisa diikuti oleh mahasiswa. Beberapa kegiatan juga sudah diikuti mahasiswa lewat unit kegiatan mahasiswa (UKM) mulai dari pekan seni di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Pesparawi, serta kegiatan seni lainnya.
Untuk membentuk mahasiswa memiliki kepedulian terhadap potensi yang ada di dalam dirinya, pihak universitas membuka ruang bagi mahasiswa untuk memilih UKM mana yang akan diikuti. Dengan syarat, jangan sampai melupakan perkuliahan."Jangan karena sibuk dengan kegiatan di UKM, kuliah jadi tertinggal. Itu tidak kreatif namanya," papar Hutapea.UKM yang ada saat ini, dibawah koordinasi WR III adalah Paduan Suara Immanuel, LC Rindala, ada juga Kebaktian Mahasiswa Kristen (KMK), Methodist Uiversity English Speaking Club (MUESC) yang beberapa waktu lalu mengikuti Asean English Olimpic di Jakarta.
"Mahasiswa sekarang, yang sapaan kerennya mahasiswa zaman now harus lebih pro-aktif dalam menggali potensi yang ada di dalam dirinya masing-masing. Karena pilihan UKM ada beberapa unit, tergantung mahasiswa mau pilih UKM mana yang bisa membangkitkan potensinya," tandasnya.