MATATELINGA, Deliserdang : Presiden Joko Widodo minta agar masyarakat jangan mau dipecah belah dengan berita-berita hoax. Ini disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Paguyuban Warga Jawa Sumatera, di GOR Lubuk Pakam Deli Serdang, Minggu (7/10).Turut hadir, Gubsu Edy Ramayadi, Bupati Sergai Ir H Soekirman, Unsur FKPD Provsu dan Ribuan warga Jawa Sumatera,Dalam sambutannya Presiden RI Joko Widodo menyampaikan Indonesia adalah negara besar, maka tidak mengherankan jika banyak orang Jawa yang hidup di Sumut. Dengan demikian tidak mengherankan pula orang Sumut yang hidup di Jawa.Kemudian lanjutnya Indonesia memimiliki beragam suku dan budaya, dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote. "Kita merupakan bangsa yang besar jangan mau kita di pecah belah oleh berita-berita hoax yang belum tentu kebenarannya," ucapnya.Selain itu, masyarakay juga harus menghargai perbedaan jangan sampai bangsa Indonesia terpecah belah karena perpedaan pendapat dalam berdemokrasi."Kita harus bersatu untuk NKRI agar kita dapat bersaing dengan negara lain. Jangan sampai karena beda Bupati, Gubernur, Presiden, Walikota yang tiap 5 tahun digelar pemilihannya, jangan sampai kita terpecah terbelah gara-gara pilihan. Kita harus tetap satu sebagai bangsa Indonesia,"ucapnya. Usai silaturahmi kegiatan Paguyuban, Bupati Soekirman mengemukakan Pemerintah daerah mendapatkan pedoman dalam menjaga persatuan dan kesatuan bahwa kita tidak perlu terpecah belah karena adanya pemilihan, baik itu pemilihan Bupati, Gubernur, Legislatif maupun pemilihan Presiden. "yang terpenting adalah rakyat harus cerdas dan tidak terpancing provokasi, karena sekarang banyak juga orang yang menyebarkan berita tidak benar, fitnah dan lainnya yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,"tukasnya. (mtc/fae)