MATATELINGA, Medan: Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution tampak kesal ditanyai wartawan seputar banjir yang kerap melanda kota ini. Bahkan ia meminta wartawan jangan hanya memberi pertanyaan namun juga solusi."Wartawan jangan hanya bertanya saja, coba tunjukkan lokasi mana bisa dibuat waduk. Apa lapangan Merdeka itu kita gali dan buat jadi waduk. Kalau kalian tanya-tanya saja, akupun suka-sukalah jawabnya," ujarnya terlihat kesal saat ditanya terkait penanganan banjir, usai Rapat Paripurna Senin (8/10) di halaman kantor DPRD setempat.Pertanyaan wartawan terkait statemen Wakil Wali Kota beberapa waktu lalu soal pembangunan waduk sebagai antisipasi banjir di Kota Medan, dijawabnya dengan mengembalikan pertanyaan ke wartawan. "Jangan hanya bertanya saja, menurutmu di mana mau dibuat waduk di tengah Kota Medan ini," ujarnya lagi.Menurutnya, melihat persoalan banjir tidak bisa secara menyeluruh. Sebab, setiap daerah berbeda-berbeda permasalahannya. Ia lantas mencontohkan banjir yang terjadi dititik nol atau seputaran Lapangan Merdeka. Disebutkannya, ada dua jalur pembuangan air di sana. Pertama, menuju sungai di belakang Grand Aston. Kedua, sungai di dekat Podomoro."Kalau ke Grand Aston tidak ada masalah, sudah kita cek. Kalau ke Podomoro kita lihat ternyata jalurnya terhambat jembatan penyeberangan orang (JPO). Akhirnya kita putuskan JPO dibongkar," paparnya. Wawancara sejumlah wartawan dengan wakil wali kota akhirnya ditengahi Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Ramli. Setelah berbicara, akhirnya Politisi Partai Golkar itu akhirnya mengajak wakil wali kota berjalan ke mobilnya untuk kembali ke kantornya. (mtc)