MATATELINGA, Madina: Banjir bandang di Desa Muara Saladi, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal, menewaskan 11 murid madrasah. Sementara 1 orang masih dinyatakan hilang dan 17 lainnya dinyatakan selamat.Ini disampaikan Kapolres Mandailing Natal AKBP Irsan Sinuhaji, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/10/2018)"Sudah 11 yang ditemukan meninggal dunia," ujar Kapolres Berdasarkan informasi yang diperoleh, banjir bandang terjadi pada Jumat (12/10/2018) sore saat jam belajar murid-murid madrasah masih berlangsung. Bangunan madrasah yang merupakan bangunan sekolah dasar negeri 235 ini, diketahui berada di dekat aliran sungaiBanjir bandang yang datang bergitu cepat membuat sejumlah murid yang masih berada di dalam gedung madrasah tak sempat menyelamatkan diri dari terjangan.Irsan mengajarkan, pencarian masih terus dilakukan pihaknya. Sedangkan korban jiwa yang telah ditemukan saat ini sudah dikebumikan pihak keluarga."Seluruh korban jiwa meninggal dunia telah dimakamkan di Desa Muara Saladi," sebut Kapolres.Selain itu banjir bandang merusak 21 unit rumah. Diantaranya bahkan disebut rusak total.Berikut data korban selamat maupun meninggal dunia .Korban selamat :1. Adawiyah 9 Tahun2. Nabila 9 Tahun3. Putri 9 Tahun4. Khoirunnissa 10 Tahun5. Annasofa 10 Tahun6. Mujiburrohman 10 Tahun7. Jufriadi 10 Tahun8. Risdah 11 Tahun9. Ahaddin 11 Tahun10. Raihansyah 11 Tahun11. Solehuddin 11 Tahun12. Jibril saukani 11 Tahun13. Sulton 11 Tahun14. Sobbiah 12 Tahun15. Lusiana 12 Tahun16. Abel 12 Tahun17. Tasya Amaelia 12 TahunKorban meninggal :1. Isroil (9)2. Hapsoh (9)3. Alfi Sahri (9)4. Masitoh (9)5. Dahleni (10)6. Tiara (10)7. Isnan (10)8. Ahidan (10)9. Ryan Syahputra (10)10. Sohifah (11)11. Aisyah (12)Korban yang belum ditemukan :1. Mutiah 12 Tahun
"Sampai saat ini kami beserta unsur terkait dan masyarakat sedang melakukan pencarian korban yang belum ditemukan dan melakukan evakuasi terhadap bangunan yang mengalami rusak," tukas Irsan. (Mtc/fae)