MATATELINGA, Medan; Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Sumut 1 meliputi Medan, Deliserdang, Serdangbedagai (Sergai) dan Tebingtinggi dari Partai Perindo, Donna Paula BBE menjanjikan akan menghadirkan program-program pro rakyat."Selain program pro rakyat, tentunya saya juga akan melakukan upaya 'jemput bola' untuk mendengarkan langsung keluhan-keluhan masyarakat untuk diteruskan kepada pemerintah," tegasnya didampingi Ketua Tim Relawan, Hartono Ewadi, SE, SH, Senin (15/10).Sebagai salah satu caleg perempuan yang mewakili 30 persen kuota berdasarkan ketentuan Undang-Undang (UU) yang telah ditetapkan, Donna menambahkan, beberapa program yang akan dihadirkan di antaranya infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan ekonomi kerakyatan.Menurutnya, isu paling mendasar saat ini tentang bencana terutama saat inii sedang musim hujan termasuk di Dapil 1. Akibat hujan deras yang mengguyur, maka banyak daerah terkena banjir. Sesungguhnya, banjir itu merupakan kesalahan pengelolaan infrastruktur yang harus dibenahi bersama secara berkelanjutan.Sayangnya, kata Donna, kebiasaan di pemerintahan kita ketika terjadi pergantian pemimpin, maka programnya akan berganti pula. Maka, sebagai calon legislatif kita harus memperkuat pembangunan dan dilaksanakan secara berkesinambungan."Sementara soal kesehatan masyarakat, harus diawasi secara benar. Program Nawacita yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) harus berjalan baik," tegasnya.Donna menyebutkan, saat ini banyak masyarakat yang menggunakan layanan BPJS tetapi tidak terlayani dengan baik. Namun kemungkinan itu disebabkan soal biaya. Sebab banyak rumah sakit mengeluh terkait tagihan yang tidak dibayar. Akibatnya, rumah sakit mengaku kesulitan membeli alat dan obat dan imbasnya kepada rakyat. "Sesungguhnya ini menyangkut regulasi yang harus diperbaiki," tambahnya.Di sisi lain, sambungnya, masyarakat juga tidak gampang mengurus bpjs. Ini menyangkut birokrasi. Selain itu, masyarakat juga banyak yang belum paham pentingnya bpjs Kesehatan. Karenanya, kami akan menyiapkan tim untuk mengedukasi masyarakat.Sementara pendidikan, lanjut Donna yang juga pengurus IWAPI Sumut ini, dianggap mahal khususnya bagi kalangan tertentu di beberapa daerah. Kami akan berbicara kepada pemerintah untuk kemudahan-kemudahan mendapatkan pendidikan sebab itu merupakan hak seluruh rakyat.Disebutkan, pada level SD hingga SMA, sesungguhnya pemerintah telah mengucurkan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Namun jika tak diawasi elemen masyarakat lainnya, maka tidak akan berjalan baik. "Negara ini tertinggal karena pendidikan atau sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki sangat rendah," tegas Donna.Kemudian program ekonomi kerakyatan. Sesungguhnya ekonomi keraykatan itu bisa menjadi pondasi negara. Sayangnya, saat ini ekonomi kerakyatan masih berjalan sekitar 25 persen saja. Karena itu, dia berjanji juga memiliki program agar ekonomi kerakyatan itu bisa berjalan baik dan layak."Harus diakui, pedagang atau rakyat yang mempunyai usaha terbilang sulit untuk mengajukan pinjaman ke bank melalui kredit usaha rakyat (KUR) sebab harus memenuhi berbagai syarat. Mau tidak mau, rakyat akan meminjam ke rentenir sebab tidak membutuhkan agunan melainkan hanya saling percaya. Maka kami akan membuat regulasi yang berpihak ke rakyat untuk menumbuhkan sekaligus mengedukasi supaya lebih percaya kepada bank dengan bunga yang cukup rendah. Karena itu, kami hadir di Dapil Sumut 1 karena Perindo menang, Indonesia sejahtera," pungkasnya.(mtc/rel)