MATATELINGA, Medan : Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 Dikti) Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto menyampaikan apresiasinya terhadap kampus Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan yang berhasil menjadi salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik dan menduduki peringkat ketiga terbaikdi Sumatera Utara. Prof Dian Armanto memberikan apresiasi tersebut saat menghadiri acara wisuda Periode II tahun 2018 UMI Medan, di Pavilion Grand Ballroom Regale Internasional Convention Center, Jalan Adam Malik Medan, Kamis (18/10) lalu."Saya sangat mengapresiasi dan sekaligus bangga dengan Universitas Methodist Indonesia berhasil menduduki peringkat tiga dari 272 perguruan tinggi yang ada di Sumatera Utara. Keberhasilan UMI meraih posisi ketiga merupakan sebuah prestasi yang cukup membanggakan. Karena itu saya pun turut merasa bahagia saat ikut menghadiri acara wisuda ini," kata Dian Armanto. Perlu diketahui, kata Dian indikator untuk menilai sebuah perguruan tinggi dapat dikatakan bermutu atau tidak ditentukan oleh 4 indikator. Keempat indikator tersebut adalah tata kelola, Sumber Daya Manusia (SDM), aspek kemahasiswaan, serta penelitian dan pengabdian masyarakat (karya ilmiah dosen).Dalam memenuhi empat aspek ini, kampus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi yang semakin canggih. Setiap kali ada kegiatan kampus, bisa di publish di sosial media atau You Tube agar dilihat banyak orang. Untuk aspek sumber daya manusia, saya yakin UMI Medan akan mengejar pemenuhan 40 persen dosen sudah bergelar doktor. Untuk aspek penelitian dan pengabdian masyarakat, menurut Prof Dian Armanto kampus harus benar-benar mendorong civitas akademika UMI Medan melakukan penelitian dan dapat memperoleh lebih banyak lagi hibah penelitian.Rektor UMI Medan Ir. Pantas Simanjuntak, MM mengingatkan wisudawan agar tidak berhenti belajar. Wisuda bukan akhir dari pendidikan, tapi wisuda adalah pengakuan bahwa mahasiswa yang selama ini belajar di perguruan tinggi bisa menyelesaikan studinya. Tidak hanya belajar dan belajar, wisudawan juga harus mampu membuat inovasi baru dan menciptakan lapangan pekerjaan."Wisudawan yang hari ini dilepas oleh UMI Medan, harus terus mengembangkan kemampuannya secara berkesinambungan. Tidak ada kata berhenti untuk belajar dan menciptakan inovasi baru," tandas Pantas Simanjuntak.Acara wisuda yang dihadiri ribuan orang tua dan undangan juga disaksikan Ketua Yayasan Pendidikan Gereja Methodist Indonesia (GMI) Wilayah I Pdt Binran Sipayung yang juga menyampaikan sambutan. Hadir juga para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran, Dekan Pertanian, Dekan Sastra, Dekan Ekonomi dan Dekan Fakultas Ilmu Komputer serta para dosen di lingkungan kerja UMI Medan.