MATATELINGA, Belawan : Untuk tahap awal, layanan KA Medan - Belawan - Medan beroperasi satu kali sepekan, atau saat kapal penumpang KM Kelud dari Pelabuhan Tanjung Priok tiba di Belawan. Ketika itu pihak PT KAI memprediksi, jika saja 30% dari total penumpang KM Kelud bisa diangkut KA, maka kursi KA yang disediakan PT KAI sebanyak 530 tempat duduk bisa terisi.Harapan PT KAI itu kini sirna. KA yang yang mengangkut penumpang kapal laut sebagai bentuk sinergisitas kedua BUMN antara PT KAI dengan Pelindo 1 dalam pelayanan penumpang tidak lagi beroperasi. Uji coba hanya berlangsung beberapa pekan saja, setelah itu Stasiun KA Belawan kembali sepi.
Wakil Kepala Stasiun KA Belawan, Gusti yang ditemui wartawan ini Jumat (2/11/2018), mengatakan, tidak dilanjutkannya kembali angkutan KA Belawan - Medan atau sebaliknya, karena minimnya penumpang yang memanfaatkan angkutan KA."Waktu dilakukan uji coba, saya belum bertugas di sini, kabarnya penumpang sangat minim sekali, sehingga KA tidak lagi angkut penumpang," ujar Gusti.
Humas Pelabuhan Indonesia 1 Cabang Belawan Mufti Rahman mengatakan, untuk mendukung sinergisitas penumpang kapal laut yang hendak melanjutkan perjalanan dengan KA, pihak PT Pelindo 1 Cabang Pelabuhan Belawan sudah menyediakan fasilitas jembatan penyeberangan yang menghubungkan terminal penumpang kapal laut dengan Stasiun KA Belawan,namun para penumpang dari kapal KM Kelud yang tiba di Pelabuhan sepi dan tidak memanfaatkan fasilitas transportasi kereta api.