MATATELINGA, Asahan: Petugas Trantib Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Asahan melakukan penertiban terhadap keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang kerap mangkal di kawasan inti kota Kisaran maupun tempat lain, Selasa (6/11/2018).Penertiban terhadap Gepeng juga berkaitan dengan maraknya issu penculikan anak yang saat ini sedang santer ditengah tengah masyarakat.Kepala satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Asahan drs. Isa harahap melalui Kasi Trantib Sat.Pol PP Asahan Rosmita Hasibuan kepada Matatelinga.com mengatakan penertiban terhadap Gepeng yang sering mangkal disejumlah tempat di kawasan inti kota , selain untuk menjadikan kota Kisaran yang bebas dari Gepeng juga untuk mengeleminir adanya dugaan dan sangkaan pelaku penculikan anak yang dilakukan oleh gepeng tersebut.Lebih lanjut Rosmita Hasibuan mengatakan saat ini rumor yang tersebar ditengah tengah masyarakat akan kasus penculikan anak sudah sangat viral, dan setiap yang disangkakan pelaku penculikan merupakan gepeng, sehingga tidak ada pembuktian akan hal tersebut.Penertiban terhadap Gepeng yang dilakukan oleh Sat.Pol.PP dan diback up oleh POM ABRI serta Kepolisian semata bukan dikarenakan adanya penculikan tersebut, namun razia Gepeng yang dilakukan ini semata untuk membersihkan para Gepeng di Kota Kisaran, khususnya yang berada di persimpangan jalan Trafick Light ."Gelandangan dan pengemis yang terjaring selanjutnya kami serahkan ke Dinas Sosial untuk ditindak lanjuti , dan kami juga berharap Gepeng yang telah terjaring beberapa kali hendaknya pihak Dinsos mengirimkan ke tempat penampungan atau panti panti sosisal lainnya, sehingga Gepeng yang terjaring bukan hanya itu itu saja," pungkasnya. (mtc/ben)