MATATELINGA, Medan: Terbakar api cemburu, seorang pemuda warga Jalan Garu 8, Kelurahan Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas tega membakar kekasih hatinya hingga menyebabkan kritis. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku berinisial GH. Sementara korban berinisial IS warga Aceh yang selama ini tinggal di rumah kost di kawasan Jl. Garu 2-B Gg. Cipta Baru, Kel. Harjosari 1, Kecamatan Medan Amplas. Kanit Reskrim Inspektur Satu Budiman Simanjuntak, Selasa (13/11) mengaakan kejadian itu bermula saat korban IS yang diketahui mahasiswi pasca sarjana di salah satu perguruan tinggi di Medan ini kedatangan teman seorang laki-laki di rumah kontrakannya sekira pukul 20.00 WIB. Mereka hanya berbincang di ruang tamu.Tiba-tiba pelaku GH datang. Sang mantan datang dengan menenteng botol berisi bensin. Korban sempat protes dengan cara yang dilakukan GH. Namun akhirnya dia mengalah. Laki-laki yang datang itu diminta pergi. Ternyata masalah tidak berakhir sampai disitu. GH meminta balikan kepada IS. Namun korban menolak. Emosi GH pun memuncak. Dia mengancam akan membakar."Tersangka GH mengancam akan membakar diri bersama IS, kalau korban tidak bersedia rujukan. Namun korban tetap menolak," ujarnya. Sejurus kemudian tiba-tiba pelaku langsung menyiramkan bensin ke badan IS dan tubuhnya sendiri. GH langsung menyalakan korek. Mereka terbakar.IS berlari keluar rumah dalam keadaan terbakar api. Dia meminta tolong kepada warga. Dalam kejadian itu GH hanya mengalami luka ringan. Karena sempat ditolong warga. Keduanya pun sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Medika di Jalan Sisingamangaraja. Lantaran cukup parah dia dirujuk ke RS Columbia di Jalan Listrik. Ibu korban yang mendengar peristiwa itu datang dari Aceh. Sang mantan pacar diadukan ke Polsek Patumbak. "Kita menduga karena cemburu. Pelaku marah-marah dan mengancam teman korban. Pelaku sudah kita tangkap. Sekarang masih mendapat perawatan di RS Bhayangkara," pungkasnya.(mtc/fae)