MATATELINGA, Samosir: Pembunuhan Satu keluarga di Bekasi memantik luka mendalam bagi warga Samosir. Pasalnya, satu keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan dua anaknya yang masih kecil berasal dari Desa Nainggolan, Kabupaten Samosir.Bupati Kabupaten Samosir, Rapidin Simbolon pun menguntuk keras pembunuhan tersebut."Saya selaku Bupati Samosir sangat mengutuk keras perbuatan jahat, biadab dan sungguh tidak berperikemanusiaan yang melakukan pembunuhan satu keluarga di Bekasi itu," katanya, Kamis (15/11/2018).Rapidin juga mengucapkan rasa yang prihatin dan menyampaikan duka yg mendalam atas tragedi tersebut yang menyayat hati seluruh keluarga dan warga Samosir. "Semoga keluarga tabah dan mendapat penghiburan dari Tuhan. Dan harapan kita aparat keamanannya secepatnya mengungkap pembunuhan terhadap saudara kita ini," ucapnya.Untuk diketahui bahwa satu keluarga tersebut tewas di dalam kontrakan mereka di kawasan Jalan Bojong Nangka, Kota Bekasi (13/11) kemarin. Mereka diduga menjadi korban pembunuhan sadis. Diperum Naingholan, 38 dan istrinya, Maya Boru Ambarita, 37, mendapat luka gorok di leher. Mereka ditemukan terkapar di ruang tamu. Di dekat jasad mereka ditemukan sebuah gunting.Dua anaknya, Sarah Boru Nainggolan, 9 dan Arya Nainggolan, 7, ditemukan tewas di kamar tidur. Mereka diduga dibekap hingga kehabisan napas. Itu terlihat dari bantal yang menutup wajah kedua anak tersebut. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dugaan pembunuhan itu. Polda Metro Jaya juga sudah membentuk tim khusus untuk mengusut kasus tersebut.(mtc/fae)