MATATELINGA, Tebingtinggi: Ratusan warga dan petugas pemadam kebakatan memadamkan kobaran api yang meluluhlantakan rumah warga semi permanen, tepatnya di Jalan Musyawarah,Lingkungan I, Kelurahan Brohol,Kecamatan Bajenis,Sabtu kemarin (17/11/2018).Dengan terjadinya kebakaran tersebut, diperkirakan sebanyak delapan rumah warga semi permanen habis dilalap sijago merah, korban jiwa tidak ada. Gocum, pedagang minyak bensin eceran yang rumahnya ikut terbakar , saat itu sedang mengisi minyak bensin ke salah seorang pembeli,dengan mengendarai sepeda motor. Tanpa disadri , saat sedang mengisikan minyak bensin kedalam tangki sepeda motor, dengan bersamaan si pengendara sepeda motor memasang api rokok dengan menggunakan mancis, hingga menyambar botol Aqua yang berisikan minyak bensin,dan akhirnya api terus menjalar ke bagian dinding rumah korban.Karena bangunan rumah yang mudah terbakar,api terus menjalar kerumah-rumah warga yang berdekatan di lokasi tersebut,melihat api mulai marak si pengendara sepeda motor langsung melarikan diri,sedangkan si penjual bensin juga langsung lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.Masing masing rumah warga yang terbakar yakni Gocun, Aki ,Mariam, Aluwi, Muncai, Aki , Amei dan ke 8 adalah rumah yang dihuni warga Tiongha,yang tinggal di jalan Musyawarah Kota Tebingtinggi.Kapolsek Rambutan Kota Tebingtinggi,AKP Leo Sembiring saat ditanya Wartawan,membenarkan adanya kejadian kebakaran sebanyak 8 rumah,tepatnya di jalan Musyawarah Kota Tebingtinggi,dari keterangan saksi yang di dapat di lokasi kejadian, api berasal dari rumah seorang penjual bensin eceran bernama Gocun,ketika saat mengisi minyak bensin kedalam tangki sepada motor,tanpa tidak di sadari,saat bersamaan si pengendara sepada motor hendak memasang api rokoknya dengan mengunakan mancis,dengan adanya percikan api dari mancis tersebut,api langsung menyambar dan membakar seluruh isi rumah,dan langsung menjalar kerumah warga tetangga sebelah.terang AKP.Leo Sembiring.Atas adanya kejadian kebakaran ini,tidak ada memakan korban jiwa,hanya saja korban mengalami kerugian material sebesar ratusan juta rupiah.untuk sementara kasus ini dalam penyelidikan petugas Polsek Rambutan Kota Tebingtinggi.ucap AKP.Leo Sembiring.