MATATELINGA, Asahan: Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berlanjut dalam melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah Aparatur sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Asahan, terkait pembangunan gedung VIP Rawat Inap berlantai III di RSUD HAMS Kisaran , konon untuk esok hari Senin (19/11/2018) , tim penyidik KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang untuk diambil keterangannya, dan pemeriksaan dilakukan di satu ruangan yang ada di Mapolres Asahan.Informasi yang dapat dihimpun Matatelinga.com didapat informasi esok hari, Senin (19/11/2018) empat orang yang akan diambil keterangannya oleh penyidik KPK tersebut diantaranya adalah satf dari dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Asahan yang terlibat dalam pelaksanaan dan perencanaan pembangunan gedung VIP ruang rawat inap berlantai III pada RSUD HAMS Kisaran.Kepala Dinas Infokom Asahan RH.Siregar,S.Sos.MSi saat dikonfirmasi melalui selularnya Minggu (18/11/2018) sekira pukul 15.29 Wib mengaku sedang berada di Medan dan mengatakan bahwa Pemerintah kabupaten Asahan melalui Dinas Infokom selaku humas pemerintah, tidak mempunyai kewenangan dalam memberikan keterangan dan informasi terkait dengan proses penyidikan KPK terhadap sejumlah ASN Pemerintah Kabupaten Asahan.Tim penyidik KPK dalam melakukan penyidikan mempunyai SOP sendiri dan penyidikannya juga berlangsung tertutup yang tidak dapat diliput oleh siapapun, namun demikian bila rekan rekan wartawan ingin mengetahui lebih jelas siapa saja yang dimintai keterangan dan apa permasalahannya , silahkan hubungi humas KPK di Jakarta, ungkapnya.Secara terpisah Kapolres Asahan AKBP. Faisal F Napitupulu ,SIK melalui Kasat Reskrim AKP.Ricky Pripurna Atmaja,SIK kepada sejumlah wartawan membenarkan tim penyidik KPK menggunakan salah satu ruangan yang ada di Mapolres Asahan untuk digunakan sebagai sarana tempat penyidikan terhadap sejumlah orang yang berkaitan dengan permasalahannya, dan kami juga tidak mengetahui siap orang yang diperiksa tersebut dan apa permasalahannya , sehubungan dalam pemeriksaan yang dilakukan KPK sangat tertutup yang tidak boleh di dengar dan diketahui oleh siapapun , termasuk kami namun demikian AKP.Ricky Pripurna Atmaja,SIK menyarankan agar menghubungi humas KPK di Jakarta untuk konfirmasi terkait hal tersebut.AKP.Ricky Pripurna Atmaja,SIK juga mengatakan kemungkinan Senin (19/11/2018) masih akan ada pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK kepada sejumah orang di lingkup Pemkab.Asahan, namun siapa yang diperiksa kami juga tidak mengetahui , dan tim penyidik KPK akan melakukan penyidikan di Asahan hingga selesainya proses penyudikan yang telah di programkan oleh tim itu sendiri, Polres Asahan hanya menyediakan sarana tempat untuk proses penyidikan dimaksud, pungkasnya. (ben)