MATATELINGA, Asahan: Warga masyarakat desa Aek Loba Kecamatan Aek Kuasan kini mulai resah akibat ulah Orang Tidak Dikenal (OTK) yang doyan membakari mobil warga saat tengah malam tiba.Perbuatan OTK dalam membakar kendaraan warga masyarakat tersebut sudah keempat kalinya, namun kejadian sebelumnya warga tidak melaporkan kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) setempat, Sabtu (24/11/2018).Camat Aek Kuasan Aspihan dikonfirmasi Matatelinga.com, Sabtu (24/11/2018) sekira pukul 18.00 Wib melalui selularnya membenarkan adanya kejadian pembakaran mobil warga yang saat itu berada dalam garasi pada hari Sabtu (24/11/2018) sekira pukul 02.15 Wib, pembakaran kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza BK.1091VM milik Junaidi Manurung ,48, warga dusun II desa Aek Loba Afdelling I Asahan merupakan kejadian yang keempat kalinya, ujarnya.Lebih lanjut Aspihan mengatakan kejadian pembakaran mobil yang dilakukan OTK tersebut merupakan yang keempat kalinya, namun kejadian sebelumnya tidak dilaporkan oleh warga masyarakat ke pihak yang berwajib, dan pada kejadian subuh tadi sudah ditangani oleh Kepolisian Sektor Pulau Raja, dan Kapolsek Iptu Rianto,SH.MAP serta kanit Reserse langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.Aspihan juga berharap agar warga masyarakat di desa Aek Loba khusunya yang bermukim di desa Aek Loba Afdelling I, tidak mudah termakan oleh issu yang nantinya akan berdampak buruk, biarkan perkara ini ditangani oleh pihak Kepolisian setempat, pintanya.Secara terpisah Kapolsek Pulau Raja Iptu Rianto,SH.MAP saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut, dan pihak unit Reserse sudah melakukan lidik dengan mengumpulkan keterangan dari beberapa warga masyarakat dan membawa barang bukti ke Mapolsek Pulau Raja.Kapolsek Pulau Raja Iptu Rianto,SH.MAP juga mengatakan menurut informasi yang kami dapatkan kejadian ini sudah keepat kalinya, namun baru kali ini warga masyarakat melaporkan ke Polsek Pulau Raja, modus pelaku membakar mobil warga dengan cra menyiram kendaraan tersebut dengan menggunakan bahan bakar serta kayu yang telah dibakarnya dan selanjutnya melemparkan ke kendaraan yang menjadi sasarannya.Kami berharap agar warga masyarakat di desa ini untuk mengaktifkan kembali sistem Siskamling untuk mengeleminir tindak kejahatan, dan kami juga berharap agar warga masyarakat tidak terprovokasi oleh issu issu, biarkan kami bekerja untuk dapat mengungkap dan menangkap pelaku tersebut,akunya.(Mtc/ben)