Matatelinga - Medan, Lokasi karaoke Diva yang berada di Simpang Jalan Bambu-Gaharu Medan Timur nyaris menjadi amukan ratusan anggota dari salah satu Organisasi Kepemudaan (OKP), Sabtu (8/3/2014) sore. Menurut data yang didapat, aksi anarkis itu berawal dari adanya proposal yang diajaukan oleh OKP itu kepada pihak karaoke beberapa hari yang lalu. Namun proposal itu ditolak mentah-mentah oleh Diva."Mereka mengantar proposal tapi tidak diterima," pungkas seorang security karaoke Diva bernama Vandrein. Mungkin merasa tidak senang, sepasukan OKP itu mendatangi karaoke Diva. Dengan sedikit brutal, mereka mencoba masuk ke dalam."Ramai bang, langsung masuk ke dalam," terang dia.Untungnya, aksi aksi anarkis itu tidak sempat terjadi setelah perwakilan OKP itu menjumpai pihak manajemen Diva. Tidak lama kemudian, sekelompok pemuda yang beratribut lengkap itu meninggalkan lokasi."Setelah jumpa, mereka langsung pergi," pungkasnya.Tapi, dari pantau, beberapa dari antara kelompok OKP itu menjarah beberapa minuman mineral. Bahkan, mereka mengambil helm pengunjung."Ada diambil minuman dua dus. Kalau masalah helm hilang masih dilihat CCTV," tambahnya.Namun sayangnya, saat beberapa wartawan ingin mengkonfirmasi kasus ini, pihak manajemen tidak mau berkomentar. "Sudah pergi bapak bang," aku seorang karyawan kepada wartawan.