Matatelinga - Medan, Keluarga korban hilangnya pesawat Malaysia Airlines tujuan Malaysia - cina dinihari tadi masih menunggu kepastian dari pihak maskapai, seluruh keluarga dijalan bunga kenaga kecamatan Medan selayang sudah berkumpul sudah menunggu kepastian dari pihak maskapi penerbangan tentang keberadaan pesawat dan anak mereka firman candra siregar. Dikediaman Firman Chandra Siregar (24) yang disebut sebut sebagai korban hilangnya pesawat Malaysia airlines dinihari tadi mulai dipadat sanak saudara. orang tua firman candra siregar mengaku belum mendapat kabar jelas dari pihak maskapai, pihak keluarga hanya mendapatkan kabar dari pihak perusahaan tempat bekerja firman candra siregar disebutkan pergi ke beijing untuk melaksanakan tugas dari perusahaan tempatnya bekerja di perusahaan pertambangan selambersi. Firman sebelumnya lima hari berada di di kuala lumpur untuk rapat perusahaan. dan kemudian berangkat ke Beijing Jumat dinihari (7/8/2014) pukul 24.00 wib.0rang tua korban Ch Siregar pada wartawan sabtu (8/3/2014)mengatakan, kabar dari perusahaan anaknya bekerja firman dinyatakan sebagai salah satu penumpang di pesawat naas tersebut. meski demikian keluarga tampak belum percaya dan berharap pesawat dapat secepatnya ditemukan. Ch siregar semakin khawatir setelah sabtu pagi melepon anaknya dan hand phone anaknya tidak aktif. padahal menurut dia pukul 06.00wib Sabtu pagi, anaknya sudah sampai di Beijing cina.“belum mendapat kabar yang jelas, harapan kita cepat diketahui dimana posisi pesawatnya agar kita lebih fokus apa yang kita lakukan” ujar ch siregarFirman candra Siregar merupakan anak terakhir dari enam bersaudara, keluarga tidak menyangka dan belum percaya akan peristiwa ini.“belum mendapat kabar yang jelas, harapan kita cepat diketahui dimana posisi pesawatnya agar kita lebih fokus apa yang kita lakukan” ujar ch siregar.(Robby/Adm)