MATATELINGA, Medan: Workshop literasi media kampanye pendidikan karakter, yang diadakan oleh Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia mengangkat materi tentang fotografi dengan menghadirkan jurnalis dan fotografer Ferdy Siregar sebagai pembicara. Medan, Sabtu (8/12/2018)."Penting memberikan kajian atau literasi fotografi kepada anak dan remaja ini. Kita lihat sekarang ini dalam kasus bencana misalnya, diawali oleh foto dan video warga. Kaum milineal ini sangat akrab dengan handphone dan dunia fotografi dari hp ini, jadi penting memberikan mereka pemahaman tentang pengambilan foto yang baik, " ujar Ferdi yang juga anggota PFI Medan ini. Ia juga menambahkan, bahwa fotografi lebih dikenal dikalangan mahasiswa pada tahun 2010. Hal ini karena alat yang belum familiar dan juga mahal."Di atas tahun 2010 ketika alat fotografi sudah mulai gampang dan juga murah didapat seperti handphone, fotografi menjadi familiar di kalangan pelajar. Anak SD sekarang sudah mulai belajar berswafoto dan juga berselfi". Tambahnya lagi. Ferdy juga berharap dengan adanya workshop literasi media ini, anak dan remaja yang berada di lingkungan Kelurahan Amplas paham tata cara pengambilan dan membagikan foto atau video yang mereka temui. "Mereka paham untuk tidak menyebarkan hoax, foto yang berbau pornografi atau propaganda. Tetapi mereka paham tentang foto sosial budaya, makanan, tempat wisata karena hal-hal ini punya pangsa pasar yang banyak dan bagus untuk mereka" tuturnya. Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI) turut serta membangun karakter dan kreativitas anak, meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat, dengan program pendidikan karakter berbasis masyarakat untuk anak dan remaja melalui Rumah Pintar. Kegiatan ini merupakan dukungan CSR dari PT DOW Indonesia. "Kami dari YAFSI mengucapkan terimakasih kepada bang Ferdy Siregar yang sudah berbagi ilmunya kepada anak binaan kami ini, semoga nanti ada Hasil-hasil foto yang bagus dari mereka" tutup Ketua YAFSI Badriyah. (mtc/fae/rel)