MATATELINGA, Labusel: Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah melakukan penanaman perdana program Peremajaan Kelapa Sawit seluas 157 hektare di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Rabu (12/12/2018) di Desa Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat.Dalam sambutannya, Wagubsu Musa Rajekshah menyatakan, program ini dari Kementerian Pertanian RI melalui Dirjen Perkebunan, program peremajaan kelapa sawit milik petani pekebun rakyat swadaya itu dibiayai oleh Badan Pengelola Perkebunan Kelapa Sawit (BPPKS) sebesar Rp 25 juta per hektare.Ini merupakan program Pemerintah Pusat, Pemerintah mencanangkan reflanting kebun kelapa sawit masyarakat dan bersifat hibah."Ini seharusnya kita manfaatkan sebanyaknya untuk program replanting," ujar Wagubsu dihdapan Bupati Labusel Wildan Aswan Tanjung, Kadis Perkebunan Sumut Herawati, Kadiskop Sumut Amran Uteh, Wabup Kholil Zuhri Harahap, Forkopimda dan OPD Labusel.Adapun ke-79 petani swadaya pemilik kebun rakyat itu memiliki lahan masing-masing antara satu hingga empat hektare di bawah naungan Koperasi Anugerah Jaya Mandiri Sejahtera yang menjadi mitra kerja Asian Agri Group.Kata dia, serapan anggaran yang dicanangkan untuk program peremajaan perkebunan kelapa sawit masih sedikit. Sehingga pemerintah Propinsi melalui GAPKI mengundang Perusahaan sebagai mitra dan bapak angkat."Pemprovsu sudah mengumpulkan perusahaan untuk memanfaatkan program dengan seharusnya syarat tidak begitu sulit," ujarnya.Saat ini harga sawit memang sedang turun. Karna harga di dunia turun. Tapi, jelas Wagubsu kita berharap harga dapat naik dan normal.Program ini diharapkan dapat mengangkat harkat dan martabat petani pekebun di Sumatera Utara (Sumut), khususnya di Labusel.Sementara, Bupati Labuhanbatu Selatan Wildan Aswan Tanjung dalam kesempatan itu mengatakan program pemerintah dalam peremajaan kelapa sawit akan meningkatkan produktivitas. Dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat.Tujuan program itu dalam rangka peningkatan kualitas dan perbaikan tanaman kelapa sawit petani rakyat.Sebagai komoditi unggulan di Labusel, kata Wildan juga akan dapat menggairahkan budidaya kelapa sawit. Dia mengucapkan terima kasih kepada PT Asian Agri yang telah menyukseskan program tersebut."Terwujudnya kepedulian perusahaan dengan masyarakat sekitar akan membantu masyarakat," kata Bupati.Selain itu, lanjutnya akan menambah kepercayaan masyarakat kepada perusahaan dan maka akan semakin banyak hubungan masyarakat dengan perusahaan.Melalui program itu, kata dia untuk meningkatkan komitmen dan bersinergis serta bahu membahu unuk meningkatkan peremonomian Labusel.Pada acara itu, Wagubsu juga berkesempatan melakukan penanaman perdana Kelapa sawit varietas DxP Tovaz milik Asian Agri di lahan program replanting.Penanaman perdana peremajaan 157 hektare di perkebun rakyat mandiri ini melibatkan 79 petani sawit rakyat yang akan difokuskan di Desa Parlabian Kecamatan Kampung Rakyat, Labusel.(Mtc/Zul)