Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Bupati Simalungun dan Pusera Tanam Bibit Pohon di Kawasan Danau Toba

Bupati Simalungun dan Pusera Tanam Bibit Pohon di Kawasan Danau Toba

Admin - Senin, 10 Maret 2014 19:28 WIB
Matatelinga -Simalungun,  Guna merespon ekologi lingkungan yang berubah belakangan ini, Bupati Simalungun DR Jopinus Ramli (JR) Saragih SH MM bersama PUSERA (Pusat Study Ekonomi Rakyat) Sumatera Utara melaksanakan penanaman bibit pohon dan pencanangan pembangunan Danau Toba Asia Mission Hill,  di Taman CCA Sibatuloting, Sibaganding Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Senin 10/03/2014.

Penanaman dan perawatan pohon dilakukan secara bersama sama oleh DR JR Saragih SH MM,  Sekda Drs Gidion Purba Msi, Dr RE Nainggolan MM Ketua Pusera, Sekum PGI Pusat Pdt Bonar Gultom, Ketua PGI Sumut Pdt DR Jamilin Sirait, Sekum PGI Sumut Pdt Ernida Girsang, Sumut Berdoa JA Ferdinandus, Bishop GMI Pdt Darwis Manurung, drg Anita dari YSKI, Sihar Cibro PGI Pusat, bersama para Asisten dan pejabat pemkab Simalungun.

RE Nainggolan MM selaku Ketua Pusera, usai melakukan penanaman pohon menyampaikan, pada bulan maret 2007 yang lalu saat dilaksanakan konfrensi gereja-gereja se-Asia yang ke 50 di Parapat maka segenap pimpinan-pimpinan gereja se-Asia dan Amerika kurang lebih 56 negara di dunia berkunjung berkunjung dan menanam pohon di taman CCA Parapat sekaligus melakukan seminar. “Pada saat itulah kita lakukan penanaman pohon dilokasi yang sangat indah ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun,”jelasnya.

Tujuh tahun setelah itu, lanjut RE Nainggolan, panitia peringatan Jubileum 50 Tahun CCA terus menerus melakukan kegiatan pemeliharaan dan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari masyarakat dan pemerintah untuk melestarikan lokasi penanaman itu. “Oleh karenanya di lokasi ini dibuat prasasti dari setiap orang yang telah menanam pohon dan pohonya juga kita pelihara dan hari mendapat dukungan penuh dari Bupati Simalungun, maka kita juga melakukan penanaman ulang dari para pimpinan-pimpinan  gereja.ungkapnya.

Selanjutnya, RE Nainggolan menjelaskan bahawa dilokasi penanaman pohon tersebut direncanakan menjadi lokasi sejarah yang disebut asia mission hill. “Hal ini diharapkan agar gegerasi-generasi berikutnya akan abadi karena kita telah melakukan penanaman serta penandatangan dari semua tokoh-tokoh yang melakukan penanam tersebut. Harapan kedepan tempat ini menjadi salah satu destinasu wisata bersejarah dan memiliki kenangan yang sangat indah akan peristiwa 50 tahun gereja-gereja se-Asia dan peristiwa betapa masyarakat dan pemerintah mencintai lingkungan,”tandasnya.

Sementara itu, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM mengatakan bahwa Pemkab Simalungun sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Pusera. Dimana hal itu, menurut Bupati adalah untuk mendukung pelestarian lingkungan kawasan Danau Toba sebagai daerah tujuan wisata di Kabupaten Simalungun. Apalagi Parapat memiliki sejarah bagi pimpinan-pimpinan gereja di dunia yang telah melaksanakan kegiatan seminar dalam rangka Jubileum 50 Tahun CCA yang lalu.

               

 “Kami memberikan apresiasi kepada panitia yang telah mau berpartisipasi menanam pohon di kawasan hutan, yang dapat kita lihat sudah banyak gundul, apalagi kawasan hutan ini berada di sekitar Danau Toba dan kami juga akan mendukung fasilitas-fasilitas yang akan dibuat oleh panitia dalam merawat pohon disini,”kata Bupati.

Dikatakan dalam pembangunan fasilitas-fasilitas pendukung Danau Toba Asia Mission Hill, Pemkab Simalungun akan memberikan dukungan. “Kami juga akan bantu dalam mendukung pembangunan ini, hanya saja harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Kemetrian Kehutanan, karena kawasan ini masih kawasan hutan register,”jelas Bupati.

Menyinggung tentang kondisi iklim terkait adanya polusi udara yaitu asap yang akhir-akhir kerap terjadi sehingga dikhawatirkan dapat menggangu kesehatan, Bupati mengatakan bahwa akhir-kahir ini kawasan hutan mulai terancam bahkan adanya pembakaran hutan, sehingga menimbul polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan manusia. “Kita lihat sekarang ini di Kabupaten Simalungun adanya asap kiriman. Oleh karena itu dengan adanya penanaman pohon ini kita juga mencegah agar tidak terjadi pemkabaran hutan di kawasan Simalungun,”ujarnya

 

(Adm)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Ketua PKK Simalungun Dorong Kader UP2K Karang Anyar Ciptakan Produk Bernilai Ekonomi

Berita Sumut

Jumat Curhat Kapolsek Silou Kahean Perkuat Keamanan dan Kerukunan Umat di Masjid Al'jihad Nagori Dolok

Berita Sumut

Polsek Bandar Huluan Terima Laporan Gadis 16 Tahun Hilang Sejak 2 Mei

Berita Sumut

302 Personil Polres Simalungun Kawal May Day 2026

Berita Sumut

Kapolres Simalungun Press Release Kwartal-I 2026, 74 Kasus Diungkap

Berita Sumut

Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Simalungun Terima Penghargaan Dari Kemendagri