MATATELINGA, Belawan: Seratusan warga Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan memprotes sikap Camat Medan Belawan yang membiarkan alat berat melintas di jembatan darurat yang dikhususkan untuk warga menyeberang ke Belawan dan sebaliknya.Menurut keterangan warga Kelurahan Sicanang,Toga Silaen mengatakan padahal jembatan darurat tersebut hanya diperuntukkan untuk akses keluar masuknya warga Kelurahan Sicanang menuju ke Belawan dan sebaliknya."Jembatan itu juga untukkeluar masuknya bahan kebutuhan pokok milik warga yang berbobot 5 ton bukan untuk dilintasi alat alat berat seperti Beko,Tronton dan Dum Truk," sebutnya.Akibatnya karena dilalui alat alat berat maka pangkal titi ll yang disebelah Barat yang dicor dengan semen menjadi rusak dan tanahnya menjadi runtuh kelaut."Sebelumnya saat jembatan darurat titi ll dibangun yang anggarannya bukan dari Pemko maupun dari Dinas PU Sumatera Utara, jembatan darurat ini telah dipasangi besi seoerti Portal agar truk dan alat berat tidak melintasi jembatan darurat tersebut,"urainya.Tapi oleh PT Sarkanas dibuka dengan cara digergaji asalannya yang memerintahkan pembukaan protal tersebut Camat Medan Belawan Ahmad SP. H Irfan Hamidi.Oleh warga langsung dipanggil untuk menanyakkan kepada Camat Belawan tapi Camat Belawan yang ditanya jawabannya selalu berbelit belit sehingga warga marah dan mencaci maki Camat. (mtc/rompas)