MATATELINGA, Asahan: Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Pujakesuma Sumatera Utara akhirnya mencopot jabatan Ribut Santoso selaku ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) kabupaten Asahan masa periode 2016 - 2021. Pencopotan Ribut Santoso sudah sangat tepat demi kelangsungan roda organisasi yang mulai berkembang di Sumatera Utara, keputusan pencopotan Ribut Santoso dari ketua DPD Pujakesuma Asahan berdasarkan rapat pleno atas mosi tidak percaya seluruh anggota organisasi Pujakesuma serta unsur pengurus kepada kepemimpinan Ribut Santoso .Keterangan Wage Trimana ketua pengganti antar waktu kepada sejumlah awak media, Sabtu (5/1/2019) di Pendopo Pujakesuma Kisaran membenarkan adanya pergantian jabatan ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan berdasarkan surat keputusan DPW Propinsi Sumatera Utara No.002/i/PK/DPW SU/XII/2018 tertanggal 31 Desember 2018, ujarnya.Lebih lanjut Wage Trimana mengatakan pemberhentian jabatan ketua DPD yang selama ini diemban oleh Ribut Santoso semata dikarenakan adanya mosi tidak percaya seluruh unsur kepengurusan mulai dari hulu hingga hilir terhadap kepemimipinan Ribut Santoso , dan pada akhirnya diputuskan dalam rapat pleno.Dan sebagai pengganti antar waktu untuk saat ini kepemimpinan DPD Pujakesuma saya kedalikan berdasarkan surat keputusan DPW Sumut.Pergantian ini hanya pada unsur kepemimpian saja, dan unsur pengurus lainnya masih tetap seperti semula dan tidak ada perubahan, ungkapnya.Secara terpisah Sucipto salah satu anggota Pujakesuma di Kisaran kepada Matatelinga.com mengatakan sudah sangat tepat Ribut Santoso untuk dilengserkan, selama kurun waktu dua tahun kepemimpinan Pujakesuma dipegang Ribut Santoso tidak terlihat adanya kemajuan , dan terkesan malah Pujakesuma ini mengalami kemunduran, bahkan lebih ironis lagi beberapa waktu lalu Joglo yang merupakan kebanggaan etnis jawa yang berada di jalan Topan kelurahan Sei Renggas tersebut mengalami kerusakan dan selama itu pula tidak dilakukan perbaikan, namun berkat campur tangannya ketua GM Pujakesuma hal tersebut dapat teratasi demikian juga dengan pembangunan pengaspalan di area sekitar Joglo.Keputusan pengurus DPW Pujakesuma Sumut mencopot Ribut Santoso sudah sangat tepat, dan mudah mudahan dengan kepemimpinan yang baru ini Pujakesuma lebih mempunyai jati diri dan tidak terlibat dalam politik praktis serta lebih mengedepankan dalam pelestarian kebudayaan jawa ketimbang mengurusi ranah politik, pungkasnya. (ben)