MATATELINGA, Simalungun : Lake Toba Chinese New Year Splendor di Pantai Bebas, Parapat, Simalungun membuka event pariwisata di Danau Toba di awal tahun 2019 ini. Kegiatan yang digelar oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba diyakini akan membangkitkan semangat pariwisata Danau Toba. Event yang menyuguhkan seni dan budaya serta kuliner ini digelar selama empat hari sejak 6 hingga 9 Februari 2019. Puncaknya akan berlangsung pada Sabtu (9/2/2019) malam.Basar Simanjuntak, Direktur Pemasaran Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) menuturkan kegiatan ini utamanya bertujuan membangkitkan semangat berbagai stake holder pariwisata, termasuk masyarakat, pascasejumlah musibah yang sempat terjadi di kawasan Danau Toba sepanjang 2018. Dan perayaan tahun baru China menjadi momentumnya."Dengan acara ini kami ingin mencoba sejak awal tahun membangkitkan semangat dalam momentum perayaan Imlek," kata dia di sela-sela pelaksanaan event di Parapat, Jumat (8/2).BPODT berharap event ini dikunjungi masyarakat Medan dan masyarakat Chinese dari Malaysia dan Singapura. Sementara mengenai jumlah pengunjung, mereka mengacu pada airline yang masuk.Dari pantauan BPODT, dalam dua hari ini tingkat keterisian pesawat AirAsia dari Malaysia ke bandara Silangit selalu dalam kondisi penuh dari kapasitas 170 orang per flight. Arus penumpang maskapai lain dari bandara Kualanamu juga dalam kondisi serupa."Kalau kami hitung-hitung, untuk tahap pertama ini ada 2.000 wisatawan Malaysia yang dirrect flight ke sini. Sehingga kalau dari wisatawan asing, selama empat hari ini kami proyeksikan event akan dikunjungi 2.000 orang," ungkap Basar.Dia optimistis proyeksi jumlah pengunjung event itu akan dapat tercapai karena tidak sedikit grup-grup wisatawan sudah memastikan rencana kunjungannya. Terlebih, ini dianggap sebagai event baru karena dia memastikan semenjak BPODT berdiri mulai 2016, ini kali pertama ada acara perayaan Imlek di bibir Danau Toba.Karena itu Basar kembali menegaskan bahwa event ini merupakan momentum awal dan saat yang tepat bagi Sumut untuk kembali bersemangat di tahun 2019. Dan penyelenggaraan event-event menjadi sangat penting sebab Parapat sempat mulai dilupakan karena terjadinya sejumlah musibah beberapa waktu lalu di Danau Toba."Kami terus memunculkan semangat baru lagi. Sekarang sudah ada Parapat Night Market. Parapat ini harus hidup, terutama malam," sambungnya.Dalam pengamatan pada malam hari kedua event, deretan lampion terpasang berjejer di areal Pantai Bebas, Parapat. Pantai Bebas menjadi pusat pelaksanaan event di mana pada lokasi ini terdapat panggung utama bernuansa Imlek dan stand-stand food truck di pinggir lokasi. (mtc/fae)