MATATELINGA, Madina: Penderita penyakit kanker payudara sampi membusuk ketangannya, bernama Sarmi ,52, warga Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut ini,sangat membutuhkan tangan dermawan.Ibu dua anak ini, hanya bisa terbaring lemah tak berdaya di tempat tidurnya, karena pasrah dengan kondisi payudaranya sudah membusuk, darah kotor kerap keluar ketika bergerak sedikit saja.Sungguh malang nasibnya.Muhammad Toil Efendi ,54, selaku suaminya pada Wartawan Minggu (10/2/2019) mengatakan, sejak mengidap penyakit tersebut sekira tiga tahun lalu, istrinya pernah berobat ke salah satu rumah sakit di Bukit Tinggi Sumbar dirujuk dari Rumah Sakit Daerah (RSUD), Panyabungan, alhasil karena tidak memiliki biaya melanjutkan perobatan ia pun membawa istrinya untuk pulang ke rumah."Pada tahun 2018 lalu, dokter bilang penyakit istri saya adalah penyakit kanker, namun karena kami tidak punya biaya kami pun memilih menghentikan berobatnya" katanya.Penderitaannya semakin miris, akhirnya sang suami yang hanya pedagang kerupuk sambal dan tape itu akhirnya semakin pasrah melihat kondisi sang istrinya, yang paling mirisnya, usaha Efendi pun akhirnya terhenti karena merawat istrinya."Ya gimana saya mau jualan lagi dengan kondisi seperti ini, bahkan kalau saya dagang pun kelihatannya para pembeli dagangan saya sepertinya jijik mau membeli jualan saya, apa mungkin karena keadaan istri saya seperti ini," ujar Efendi dengan raut wajah sedih dan pasrah.Penyakit yang diderita Sarmi itu semakin parah mulai dari satu tahun belakangan ini, bahkan kondisinya hanya bisa terbaring di atas kasur dan merintih menahan kesakitan, jadi, Efendi pun pasrah dengan keadaan istrinya yang seperti itu."Saya selalu berdo'a supaya Allah SWT segera menyembuhkan penyakit istri saya, kasihan melihat kondisinya seperti ini, dan saya pun selalu berharap akan ada uluran tangan para dermawan supaya bisa istri saya berobat kembali," sebut Fendi, sembil meneteskan air mata.