Matatelinga - Medan, Penghematan energy atau konversi energy adalah tindakan mengurangi jumlah penggunaan energy secara efesien, dimana manfaat yang sama tetap diperoleh dengan menggunakan energy yang lebih sedikit, atupun dengan mengurangi konsumsi dan kegiatan yang menggunakan energy yang tidak dibutuhkan.
Hal ini dikatakan oleh Plt Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi saat membuka seminar city people light yang digelar oleh PT Philips Indoensia, Jumat (14/3) di Grand Aston Medan, hadir GM Philips Indonesia Chandra Shekar, Ikatan Arsitektur Indonesia Sumut H Ahmad Delianur Nasution, Perwakilan Dinas SDM Sumut Ir Nasri, para costumer Philips dan para peserta seminar.
Dikatakannya, penciptaan tehnologi yang inovatif sebagai sarana penerangan sangat kita perlukan pada masa yang akan dating, penggunaan lampu lighting emiting diode (LED) untuk disain bangunan dan tyata kota masa depan merupakan cara cerdas dalam penghematan energy itu sendiri, penggunaan lampu yang ramah lingkungan sebagai pencahayaan yang hemat energy juga membentuk prilaku dan kebiasaan untuk menggunakan saat diperlukan secara bergantian dan tidak berlebihan.
Menurutnya, secara konkrit hemat energy merupakan bagian dari penghematan dalam penggunaan energy listrik, hal ini diperlukan sebab kita merasakan masih terbatasnya sumber penghasilan energy listrik untuk dinikmati masyarakat, ditambah lagi masih kurangnya kesadaran masyarakat selaku penggunan energy khsusunya listrik, dalam memanfaatkan energy listrik itu sendiri secara efesien.
“ Saya memberikan apresisasi kepada PT Philips atas perakarsa kegiatan ini, karena kegiatn ini dinilai ikut mengkampanyekan program hemat energy yang merupakan salah satu upaya dalam mendukung program pemerintah mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, “ ujar Eldin.
Lebih lanjut dikatakannya, melalui kegiatan seminar ini kami mngajak untuk untuk melakukan penghematan energy khsususnya listrik, pengemplementasian intruksi pemerintah tentang hemat energy ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga menjadi tranggung jawab seluruh pihak dan elemen masyarakat.
Usau pembukaan, dilakukan paparan tentang program penggunaan system penerangan jalan pintar di Kota Medan yang menggunakan lampu ramah lingkungan dan hemat energy yakni LED, oleh pihak PT Philips Indonesia.
(Hendra/MT)